NewsTicker

AS Tuding Iran Pangkalan Baru Al-Qaeda, Zarif “Semprot” Pompeo

AS Tuding Iran Pangkalan Baru Al-Qaeda, Zarif Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM  Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif mengatakan mitranya dari Amerika Mike Pompeo mengakhiri karirnya yang sudah “membawa malapetaka” secara menyedihkan, dengan menggunakan kebohongan yang lagi-lagi tidak berdasar tentang Iran dan negara-negara lain.

“Dari menuding Kuba, hingga ‘Deklasifikasi’ Iran yang fiktif, dan klaim AQ (Al-Qaeda), si Pak ‘kami berbohong, kami menipu, kami mencuri’ secara menyedihkan mengakhiri karirnya yang menghancurkan dengan lebih banyak kebohongan yang menghasut”, tulis Zarif di Twitter pada hari Selasa (12/01).

BACA JUGA:

Komentar Zarif merujuk pada serangkaian tindakan baru-baru ini yang dilakukan oleh Menteri Luar Negeri paling kontroversial dari pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Mike Pompeo, yang hanya delapan hari lagi meninggalkan Departemen Luar Negeri.

Baru-baru ini, Pompeo menuding Kuba kembali ke daftar “Sponsor Terorisme” AS. Negara itu sebelumnya berada di jalur pemulihan hubungan dengan pemerintahan pendahulu Trump, Barack Obama. Namun, pelantikan Donald Trump membuat penurunan cepat dalam hubungan kedua negara, dengan langkah Pompeo yang semakin mempersulit calon Presiden Joe Biden untuk melanjutkan détente.

AS Tuding Iran Pangkalan Baru Al-Qaeda, Zarif "Semprot" Pompeo

Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif

BACA JUGA:

Belakangan, diplomat tinggi AS itu menuduh Iran, tanpa bukti apapun, sebagai “Pangkalan baru” kelompok teroris al-Qaeda. Ia membuat pernyataan itu sebagai bagian dari, apa yang ia sebut, mempublikasikan “intelijen AS yang tidak diklasifikasikan,” yang sebagaimana kasus-kasus tuduhan Washington lainnya terhadap Teheran, sama sekali tidak memiliki “bukti yang tidak diklasifikasikan.”

Zarif melanjutkan dengan berkata, “Tidak ada yang tertipu. Semua teroris 9/11 berasal dari tempat tujuan favorit Pompeo di Timur Tengah (Arab Saudi); TIDAK ADA yang berasal dari Iran”. (ARN)

Sumber: MehrNews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: