NewsTicker

Latihan Militer Besar-besaran AL Iran di Laut Oman

Latihan Militer Besar-besaran AL Iran di Laut Oman Latihan Militer Pasukan Iran

Tehran, ARRAHMAHNEWS.COM Angkatan Laut Iran meluncurkan latihan militer besar-besaran di Laut Oman dalam rangka meningkatkan kesiapan dan kekuatan militer Angkatan Bersenjata negara itu di perairan selatan yang strategis.

Latihan angkatan laut dua hari, dengan nama sandi Eqtedar-e Daryayi (Kekuatan Angkatan Laut) 99, dimulai selama upacara formal di daerah yang luas yang mencakup jalur pantai Makran di Laut Oman dan utara Samudra Hindia pada hari Rabu.

BACA JUGA:

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayjen Mohammad Baqeri dan Panglima TNI Mayjen Abdolrahim Mousavi, serta komandan senior lainnya.

Angkatan Laut Iran juga menerima pengiriman pengangkut helikopter Makran, sebuah kapal logistik yang dirancang untuk mendukung misi Angkatan Laut di perairan yang lebih jauh, seperti Samudra Hindia bagian utara, Selat Bab al-Mandab, dan Laut Merah.

Latihan Militer Besar-besaran AL Iran di Laut Oman

Latihan Militer Pasukan Iran

Kapal semacam itu telah dirancang untuk “pelabuhan bergerak”. Oleh karena itu, dianggap sebagai elemen infrastruktur utama dari angkatan laut manapun.

Dek penerbangannya berfungsi sebagai pangkalan udara bergerak untuk helikopter dan kapal perang serta kendaraan udara tak berawak.

Makran dikabarkan dapat membawa 82.000 ton logistik dan memasoknya ke unit angkatan laut di berbagai lokasi. Kapal perang itu juga mampu melakukan pelayaran selama 1.000 hari tanpa panggilan pelabuhan.

BACA JUGA:

Dikatakan sebagai kapal militer terbesar Iran dan dapat membawa lima helikopter pada saat bersamaan.

Sebuah kapal peluncur rudal yang disebut Zereh (baju besi) juga bergabung dengan armada selatan Angkatan Laut Iran.

Selama latihan militer, unit tempur permukaan Iran, pasukan amfibi, serta unit udara akan berlatih pertempuran dengan pasukan musuh tiruan dan melakukan taktik perang yang diperhitungkan serta operasi bersama terhadap kemungkinan skenario militer.

Rudal jelajah permukaan ke permukaan dan torpedo akan ditembakkan dari kapal selam yang dikembangkan di dalam negeri selama latihan perang. Sementara unit operasional pesawat, pesisir dan laut akan mempraktikkan tugas-tugas khusus. Operasi udara tak berawak dan taktik peperangan elektronik juga akan dilakukan.

Latihan angkatan laut dilakukan di tengah meningkatnya ancaman militer Amerika terhadap Iran di hari-hari terakhir Presiden AS Donald Trump. (ARN)

Sumber: PressTV

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: