Houthi Akan Perang Habis-habisan Lawan Amerika

Houthi Akan Perang Habis-habisan Lawan Amerika
Pejuang Rakyat Yaman, Houthi Ansarullah

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM Juru bicara Houthi Ansarullah, Muhammad Abdul Salam, pada hari Selasa, mengancam akan menanggapi setiap “langkah Permusuhan” Amerika, dengan dalih penunjukan AS atas kelompok itu sebagai organisasi teroris.

Abdul Salam yang berbicara pada TV al-Masirah menegaskan bahwa “Jika Amerika mengambil langkah bermusuhan, maka kami akan menanggapinya yang dijamin dan dilindungi undang-undang”.

BACA JUGA:

Lebih lanjut ia mengatakan, “banyak negara yang telah ditetapkan oleh Amerika sebagai teroris, dan Iran salah satunya, meskipun mendapatkan tekanan maksimum, negera itu justru mendapatkan keuntungan dari situasi tersebut dengan meningkatkan kemampuan internalnya.” Dan menekankan bahwa “komunitas internasional dengan cepat menghubungi kami untuk memastikan bahwa klasifikasi Amerika tidak menyangkut mereka, dan meengaskan bahwa Amerika bertindak ceroboh dalam berbagai masalah”.

 

Juru bicara Houthi Ansarullah menilai bahwa klasifikasi Amerika adalah perpanjangan dari intervensi Washington di Yaman, dengan mengatakan, “AS telah menggunakan semua pilihannya terhadap rakyat Yaman selama beberapa dekade, melalui campur tangan kedutaan besar dalam pemerintahan dan campur tangan dalam perang, perselisihan militer dan keputusan yang menghalangi kemajuan rakyat kami”.

BACA JUGA:

Abdul Salam menuduh Amerika menghalangi perjanjian perdamaian dan kemitraan (antara kepresidenan dan kelompok Ansarullah untuk berbagai kekuasaan pada tahun 2014 setelah mengambil alih kendali ibu kota, Sanaa). Sejak itu Ansarullah mengamati pembunuhan dan operasi keamanan yang mengerikan seperti pemboman dan lainnya.

Houthi Akan Perang Habis-habisan Lawan Amerika
Pejuang Rakyat Yaman, Houthi Ansarullah

Dia juga menyatakan bahwa “duta besar Amerika sejak awal agresi, adalah orang yang menentukan detail negosiasi, dan campur tangan politik Amerika.”

Juru bicara Ansarullah mengatakan bahwa “Amerika adalah yang melakukan agresi terhadap Yaman, dan blokade juga diberlakukan oleh AS, adapun Arab Saudi adalah salah satu alat implementasinya.”

Abdul Salam lebih lanjut menegaskan bahwa tidak ada dampak politik, ekonomi, atau pun kemanusiaan dari penunjukan Houthi sebagai teroris, karena kita telah melewati semua tahapan ini. (ARN)

Sumber: Sputnik Arabic.

About Arrahmahnews 29527 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.