NewsTicker

48 Jam Biden Berkuasa, AS “Curi” Minyak Suriah

Mereka memasuki Suriah dari Irak melalui penyeberangan al-Waleed untuk membawa senjata dan peralatan logistik ke pangkalan di provinsi Hasakah dan Deir Ezzor.

48 Jam Biden Berkuasa, AS Curi Minyak Suriah Konvoi Kendaraan Militer AS di kota Al-Jawadiyah Suriah, 17 Desember 2020

Damaskus, ARRAHMAHNEWS.COM – Komentator geo politik internasional asal Lebanon Sarah Abdallah di akun twitternya mengatakan bahwa Joe Biden baru saja menjadi Presiden AS selama 48 jam dan dia sudah mengirim konvoi besar militer AS ‪#Syria untuk menjaga pencurian minyak Suriah.

Bahwa ini terjadi bersamaan dengan banyaknya laporan yang menyatakan pasukan AS yang pergi ke Irak bukanlah kebetulan belaka. Biden meningkatkan perang.

BACA JUGA:

Konvoi besar militer AS memasuki timur laut Suriah pada hari Kamis, kantor berita negara Suriah SANA melaporkan, mengutip sumber di lapangan.

48 Jam Biden Berkuasa, AS Curi Minyak Suriah

Konvoi Kendaraan Militer AS di kota Al-Jawadiyah Suriah, 17 Desember 2020

Menurut laporan itu, konvoi itu terdiri dari sekitar 40 truk dan kendaraan lapis baja dan didukung dari udara oleh helikopter.

Mereka memasuki Suriah dari Irak melalui penyeberangan al-Waleed untuk membawa senjata dan peralatan logistik ke pangkalan di provinsi Hasakah dan Deir Ezzor.

Media lokal lainnya melaporkan bahwa manuver semacam itu bukanlah hal yang aneh karena AS kerap memindahkan peralatan transfer dari Irak dan Suriah.

BACA JUGA:

Pada saat yang sama, SANA juga melaporkan bahwa sekitar 200 tentara AS tiba di provinsi Hasakah dengan helikopter.

Menurut laporan itu, pasukan akan ditempatkan di ladang minyak terdekat, dengan Suriah timur yang dikuasai Kurdi yang kaya akan sumber daya energi.

Koalisi pimpinan AS telah bekerjasama dengan Kurdi selama kampanye melawan kelompok teroris ISIS di Suriah, pasukan Kurdi bekerja sebagai koordinator darat untuk jet koalisi selama serangan udara.

Pada akhir 2020, Presiden AS saat itu Donald Trump memerintahkan pasukan AS ditarik dari daerah itu untuk ditempatkan kembali ke Irak. (ARN).

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: