NewsTicker

Analis Khawatirkan Aktivasi Rencana Biden Pecah Belah Irak

Seorang analis politik Irak menyuarakan keprihatinan tentang pengaktifan kembali rencana untuk memecah belah Irak oleh Joe Biden, presiden baru AS

Analis Khawatirkan Aktivasi Rencana Biden Pecah Belah Irak Joe Biden dan Militer Amerika

Irak, ARRAHMAHNEWS.COM Seorang analis politik Irak menyuarakan keprihatinan tentang pengaktifan kembali rencana untuk memecah belah Irak oleh Joe Biden, presiden baru AS.

Firas Al-Amiri seorang analis politik Irak menurut laporan Mehr News Agency, Minggu (24/01) menyuarakan keprihatinan tentang aktivasi rencana untuk memecah belah Irak ini setelah Joe Biden berkantor di Gedung Putih.

BACA JUGA:

“Jika rencana ini dilaksanakan, maka akan berdampak serius bagi Irak dan kawasan,” ujarnya.

Analis Khawatirkan Aktivasi Rencana Biden Pecah Belah Irak

Joe Biden dan Militer Amerika

 

“Amerika telah melanggar semua norma diplomatik di Irak,” kata Al-Amiri, seraya menambahkan bahwa kedutaan besar AS di Baghdad telah menjadi pangkalan militer utama AS.

Ia juga menegaskan, bahwa kebijakan mantan presiden AS Donald Trump telah menimbulkan banyak kerusakan di Irak, di antaranya terhambatnya implementasi perjanjian Irak-China.

BACA JUGA:

“Mengakhiri kehadiran Amerika di Irak tidak akan mudah dan membutuhkan keputusan yang terintegrasi,” katanya.

“Kita seharusnya tidak puas hanya dengan mengeluarkan resolusi di parlemen Irak untuk mengusir pasukan Amerika dari Irak,” katanya. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: