NewsTicker

Kabinet UEA Setujui Pembukaan Kedubes di Israel

Kabinet Uni Emirat Arab telah menyetujui pendirian kedutaan besarnya di Israel. Sebaliknya, Israel juga mengumumkan pembukaan kedutaan besarnya di Abu Dhabi.

Kabinet UEA Setujui Pembukaan Kedubes di Israel Visa Free Israel-UEA

Uni Emirat Arab, ARRAHMAHNEWS.COM Kabinet Uni Emirat Arab telah menyetujui pendirian kedutaan besarnya di Israel. Sebaliknya, Israel juga mengumumkan pembukaan kedutaan besarnya di Abu Dhabi.

Menurut laporan Al-Jazeera, Minggu (24/01), belum ada rincian lebih lanjut yang diberikan tentang kedutaan UEA untuk Israel termasuk apakah akan didirikan di Yerusalem ataukah Tel Aviv. Pemerintah Israel menganggap Yerusalem sebagai ibukotanya, meskipun itu tidak diakui oleh sebagian besar komunitas internasional.

Para pemimpin Palestina menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara Palestina di masa depan. Sebagian besar negara-negara yang berhubungan dengan Israel mendirikan kedutaan besar mereka di Tel Aviv.

BACA JUGA:

Sebuah pernyataan dari kementerian luar negeri Israel mengatakan kedutaan Israel di Abu Dhabi secara resmi dibuka pada hari Minggu dengan kedatangan utusan negara di sana, meskipun di lokasi sementara sampai bangunan permanen ditemukan.

Kabinet UEA Setujui Pembukaan Kedubes di Israel

Visa Free Israel-UEA

 

Sejak secara resmi menjalin hubungan pada bulan September, kedua negara telah menetapkan penerbangan langsung dan bertukar banyak delegasi perdagangan, sementara ribuan turis Israel telah mengunjungi UEA.

Kementerian juga mengatakan bahwa Israel akan segera membuka bagian kepentingan di Maroko dan konsulat di Dubai. Ia menambahkan kedutaan besar di Bahrain telah beroperasi selama beberapa minggu.

BACA JUGA:

UEA secara kontroversial setuju untuk menormalisasi hubungan dengan Israel pada bulan Agustus, membuat marah warga Palestina yang khawatir langkah itu akan melemahkan posisi pan-Arab yang telah lama menyerukan penarikan Israel dari wilayah yang didudukinya secara ilegal dan penerimaan negara Palestina sebagai imbalan atas hubungan normal dengan negara Arab..

Bahrain, Sudan dan Maroko semuanya mengikuti jejak UEA dan setuju untuk menjalin hubungan dengan Israel, dalam kesepakatan yang ditengahi oleh pemerintahan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Palestina mengutuk perjanjian itu sebagai “tikaman dari belakang”. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: