NewsTicker

Demo Serempak di Yaman Protes Kejahatan AS

Pendemo menegaskan Ansarullah adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Yaman dan mereka bertekad untuk mempertahankannya dari perang koalisi pimpinan Saudi

Demo Serempak di Yaman Protes Kejahatan AS Demo Akbar rakyat Yaman

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COMDemo serempak di Yaman protes kejahatan AS. Masyarakat Yaman dari provinsi Sa’dah, Taiz, Ibb, Dhamar, Rayma, Al-Dhale, Hajjah, Amran, Al-Baidha, Al-Mahwit, Marib dan Al-Jawf turun ke jalan pada hari Senin untuk mengecam perang yang sedang berlangsung dan pengepungan koalisi pimpinan Saudi di Yaman serta pelabelan Ansharullah sebagai teroris oleh AS, bertepatan dengan kampanye Internasional Global Day of Action for Yemen (Hari Aksi Sedunia untuk Yaman).

Al-Masirah melaporkan bahwa di bawah slogan “blokade dan agresi AS adalah kejahatan teroris,” para peserta mengangkat slogan yang mengutuk kejahatan perang AS-Saudi dan blokade Yaman dihadapan sikap diam dan keterlibatan internasional.

BACA JUGA:

Para demonstran menyuarakan dukungan mereka untuk Ansarullah dan meminta pemerintah AS untuk membatalkan keputusan tersebut.

Mereka juga menegaskan bahwa Ansarullah adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Yaman dan mereka bertekad untuk mempertahankan Yaman dari perang koalisi pimpinan Saudi.

Rakyat Yaman mengatakan keputusan AS itu bukan menargetkan kelompok tertentu, melainkan terhadap negara yang menderita akibat perang dan blokade yang diberlakukan oleh sekutu Washington di kawasan.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Para peserta protes mengeluarkan pernyataan bersama dan menggambarkan Amerika Serikat serta Arab Saudi sebagai simbol terorisme yang sebenarnya.

“Terorisme sejati adalah apa yang dilakukan aliansi AS-Saudi dengan mengepung pelabuhan dan bandara Yaman. Dimasukkannya Ansarullah dalam daftar organisasi teroris Washington adalah tanda kekalahan AS di Yaman”, bunyi pernyataan itu.

Pengumuman tersebut mencatat bahwa agresi yang dipimpin Saudi di Yaman pada dasarnya adalah proyek AS, menekankan bahwa Washington mendukung serangan tersebut, dan memberikan perlindungan politik untuk itu.

Ia menambahkan bahwa kelompok teroris Daesh dan Al-Qaeda berperang di Yaman di bawah naungan negara-negara agresor.

BACA JUGA:

“Kami tidak takut pada Amerika, dan bangsa kami berdiri teguh dalam menghadapi ancaman dan agresi”, katanya.

Pemerintahan Trump mengumumkan penunjukan Ansarullah sebagai kelompok teroris pada 11 Januari, sembilan hari sebelum Presiden baru AS Joe Biden menjabat pada Rabu lalu.

Trump adalah sekutu setia Arab Saudi, menawarkan bantuan logistik dan menjual peralatan militer untuk perang enam tahun kerajaan di Yaman demi untuk menggulingkan Pemerintah Keselamatan Nasional yang dipimpin Ansarullah dan berbasis di Sana.

Pada demo besar-besaran di kota pesisir barat Hodeidah, anggota Dewan Politik Tertinggi Yaman, Mohammed Ali Al-Houthi, mengecam keputusan “bermusuhan” oleh pemerintahan mantan Presiden AS Donald Trump, menyebut langkah tersebut sebagai sumber kebanggaan bagi semua rakyat Yaman karena berarti bangsa Yaman telah menimbulkan ketakutan bagi pemerintahan AS yang zalim.

Ia memuji bangsa Yaman atas partisipasi massa mereka dalam demonstrasi di seluruh negeri untuk mengutuk pelabelan jahat AS terhadap Ansarullah, menyatakan bahwa pemimpin gerakan ini, Abdul-Malik al-Houthi, akan tetap menjadi simbol besar dan menonjol bagi Yaman, dan bangsa ini akan terus berdiri di sisinya. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: