Afrika

Bungkam Kritikus, Maroko Lancarkan Balas Dendam Pornografi

Maroko membungkam mereka yang berani melancarkan kritik terhadap Raja Mohammed VI, dimana Rabat menggunakan balas dendam pornografi dalam beberapa kasus.

Maroko, ARRAHMAHNEWS.COM – Pihak berwenang Maroko dilaporkan telah membungkam mereka yang berani melancarkan kritik terhadap pengadilan Raja Mohammed VI, dimana Rabat menggunakan balas dendam pornografi dalam beberapa kasus.

Sebuah artikel di The Economist mengungkap bahwa salah satu kritikus, Fouad Abdelmoumni, mengklaim pihak berwenang memperoleh rekaman saat ia tidur dengan pasangannya sebelum kemudian mengirim rekaman itu via telepon ke para kerabatnya.

Baca:

Abdelmoumni mengatakan bahwa puluhan kritikus kerajaan, mulai dari mereka yang liberal hingga Islamis juga menghadapi kampanye kotor serupa.

Kerajaan telah mengadili dan memenjarakan tiga jurnalis terkemuka sejak 2019 karena pelanggaran seksual termasuk pemerkosaan. Media yang berafiliasi dengan negara, pada gilirannya, berusaha untuk membingkai keyakinan ini dengan gerakan #MeToo negara itu sendiri.

Bagaimanapun, para jurnalis independen yakin mereka menjadi sasaran dan diadili di pengadilan kanguru, atau pengadilan dengan mengabaikan proses hukum semestinya dan vonisnya sudah ditentukan sebelum pengadilan tersebut dilakukan.

Laporan lebih lanjut menyatakan bahwa beberapa wanita yang bersaksi melawan para jurnalis kemudian mengatakan bahwa pernyataan mereka dipalsukan dan setidaknya satu dari mereka juga dipenjara.

Laporan yang sama menyatakan bahwa beberapa pengamat membandingkan hal ini dengan penindasan di bawah almarhum ayah raja, Raja Hassan II, sementara yang lain telah melihat taktik serupa digunakan di bawah mantan Presiden Tunisia Zine el-Abidine Ben Ali.

Sejak Musim Semi Arab tahun 2011, Raja Mohammed menerapkan beberapa reformasi, namun, kebebasan pers, yang dulunya termasuk paling bebas di kawasan itu kini semakin mendapat tekanan dari istana. Para editor telah dipenjara atau dipaksa mengasingkan diri di luar negeri.

Keputusan kontroversial Maroko baru-baru ini untuk menjalin hubungan dengan Israel juga sebagian besar tidak dipertanyakan oleh media. (ARN)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Arrahmahnews Media Terpercaya

Statistik Blog

  • 56.049.874 hit

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 7.549 pelanggan lain

Copyright © 2021 Arrahmahnews All Rights Reserved

To Top
%d blogger menyukai ini: