NewsTicker

Imbas Kudeta Militer, Bank-bank di Myanmar Tutup Sementara

Asosiasi Bankir Myanmar mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penutupan dilakukan karena koneksi internet yang buruk selama situasi politik saat ini.

Myanmar, ARRAHMAHNEWS.COM – Ditengah kekacauan situasi setelah terjadinya kudeta, Bank-bank Myanmar setuju untuk sementara menutup semua layanan keuangan pada hari Senin (01/02). Asosiasi Bankir Myanmar mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penutupan dilakukan karena koneksi internet yang buruk selama situasi politik saat ini.

“Bank akan meminta izin dari bank sentral untuk penutupan sementara dan menginformasikannya ketika mereka berencana untuk memulai kembali layanan,” bunyi pernyataan itu sebagaimana dikutip Reuters.

Militer Myanmar dalam pernyataan via televisi milik mereka, Myawaddy Television, mengumumkan pihaknya mengambil alih kekuasaan dan menetapkan masa darurat selama satu tahun ke depan. Militer juga mengumumkan bahwa kekuasaan telah diserahkan kepada Jenderal Min Aung Hlaing sebagai Panglima Militer Myanmar.

BACA JUGA:

Min Aung Hlaing mengambil alih militer Myanmar tahun 2011 saat dimulainya masa transisi menuju demokrasi di negara itu. Para diplomat di Yangon menuturkan bahwa pada masa jabatan pertama Suu Kyi tahun 2016, Min Aung Hlaing berubah dari tentara pendiam menjadi politikus dan tokoh publik.

Para pengamat mencatat bahwa Min Aung Hlaing banyak menggunakan Facebook untuk mempublikasikan aktivitasnya dan rapat-rapatnya dengan para pejabat lainnya dan kunjungannya ke wihara. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: