NewsTicker

YEMAC: Saudi Jatuhkan Lebih dari 3000 Bom Cluster di Yaman

Koalisi yang dipimpin Saudi telah menjatuhkan 3.179 bom cluster di Yaman sejak agresi dimulai pada tahun 2015, yang menarget warga sipil tak berdosa.

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM – Direktur Jenderal Pusat Pekerjaan Ranjau Yaman (YEMAC) mengatakan koalisi yang dipimpin Saudi telah menjatuhkan 3.179 bom cluster di Yaman sejak agresi dimulai pada tahun 2015.

Ali Sofra mengatakan korban sipil dari pemboman itu, kebanyakan wanita dan anak-anak, telah melebihi 1.000, dan kebanyakan dari mereka berada di daerah pertanian dan penggembalaan, situs berita Irak al-Maloumeh melaporkan pada hari Minggu.

Baca:

Kementerian menambahkan bahwa koalisi yang dipimpin Saudi telah menggunakan ribuan bom cluster di daerah pemukiman, menyebabkan banyak warga sipil tewas atau terluka.

“Berdasarkan statistik akurat yang diperoleh pusat, ada delapan jenis bom cluster yang pernah digunakan di Yaman, yang dibuat oleh Amerika Serikat, Inggris, dan Brasil,” kata Sofra.

Serangan bom cluster terkonsentrasi di sembilan provinsi, yaitu Sa’ada, Hajjah, Sana’a, Hodeidah, Jawf, Amran, Mahweet, Dhamar dan Ta’izz, menurut direktur YEMAC.

Penjabat Menteri Hak Asasi Manusia Ali Al-Dailami juga mengatakan bahwa PBB menghambat kerja sama untuk menyelesaikan file penghapusan bom cluster yang dilarang secara internasional.

Al-Dailami mengatakan bom cluster yang digunakan dalam perang terhadap orang-orang Yaman adalah bagian dari senjata yang dilarang secara internasional, Yaman Press Agency (YPA) melaporkan.

Al-Dailami juga menekankan bahwa negara-negara koalisi yang dipimpin Saudi sengaja membeli senjata ilegal dari sumber yang tidak diketahui untuk menghindari tanggung jawab hukum.

Dalam tweet pada Senin pagi, Sofra mengkritik organisasi internasional dan hak asasi manusia karena menghindari pembicaraan tentang fakta bahwa ada serangan udara dan bom cluster yang digunakan di Yaman.

“Setiap korban bom cluster di Yaman tidak disebutkan dalam laporan tahunan hak asasi manusia dan kemanusiaan,” keluhnya. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: