NewsTicker

Kudeta Myanmar, DK PBB Gelar Sidang Darurat

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) akan mengadakan pertemuan darurat pada hari ini, Selasa (02/02) mengenai situasi di Myanmar, menyusul kudeta oleh militer negara itu. Pertemuan yang telah disetujui oleh anggota dewan pada Hari Senin itu akan diadakan melalui konferensi video, dan berlangsung secara tertutup.

Kudeta Myanmar, DK PBB Gelar Sidang Darurat Bendera DK PBB

Myanmar, ARRAHMAHNEWS.COM Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) akan mengadakan pertemuan darurat pada hari ini, Selasa (02/02) mengenai situasi di Myanmar, menyusul kudeta oleh militer negara itu. Pertemuan yang telah disetujui oleh anggota dewan pada Hari Senin itu akan diadakan melalui konferensi video, dan berlangsung secara tertutup.

Utusan khusus PBB untuk Myanmar, diplomat Swiss, Christine Schraner Burgener, direncanakan memberi pengarahan kepada dewan tentang perkembangan terakhir pada pertemuan itu.

Militer Myanmar merebut kekuasaan pada Hari Senin dalam kudeta tak berdarah, menahan pemimpin terpilih secara demokratis Aung San Suu Kyi dan politisi tingkat tinggi lain di negara itu yang memicu protes internasional.

BACA JUGA:

Inggris, yang memegang kursi kepresidenan bergilir untuk bulan Februari, telah lama merencanakan untuk mengadakan pertemuan tentang Myanmar minggu ini, tetapi mengingat keadaan kemudian mempercepatnya.

Bendera DK PBB

 

“Yang paling penting adalah bahwa Dewan Keamanan menanggapi kudeta dan menggunakan upaya terbaiknya untuk mencoba menjamin pembebasan mereka yang telah ditahan dan membantu Myanmar kembali ke jalur demokrasi,” ujar Duta Besar Inggris untuk PBB, Barbara Woodward, sebagaimana dikutip NHK.

Dewan akan “meninjau berbagai tindakan yang didasarkan pada gagasan untuk menghormati keinginan rakyat yang diperlihatkan dalam pemungutan suara, dan membebaskan para pemimpin masyarakat sipil,” lanjutnya kepada wartawan.

BACA JUGA:

“Kami ingin mempertimbangkan langkah-langkah yang akan menggerakkan kami menuju tujuan itu,” kata Woodward, menekankan bahwa belum ada langkah-langkah spesifik yang dipikirkan saat ini.

Partai Liga Nasional untuk Demokrasi Suu Kyi memenangkan pemilihan November dengan telak, tetapi militer sekarang mengklaim bahwa pemilihan itu dinodai oleh penipuan.

Sebelumnya, pada konferensi pers hariannya, juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan: “Yang penting adalah masyarakat internasional berbicara dengan satu suara”. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: