Denny Siregar: Munarman Pemimpin Tertinggi ISIS di Indonesia?

Denny Siregar: Munarman Pemimpin Tertinggi ISIS di Indonesia?
Screenshot dari Youtube, Munarman saat hadiri baiat di Makassar

Jakarta, ARRRAHMAHNEWS.COM – Media sosial diramaikan dengan tertangkapnya beberapa orang terduga teroris simpatisan FPI Makassar oleh Densus 88 Antiteror Polri, dan salah satu terduga juga menyebutkan bahwa pembaiatannya dihadiri pentolan FPI yaitu Munarman.

Mengutip cuitan salah satu pegiat medsos Denny Siregar di akun Twitternya, “Salah seorang teroris di Makassar anggota FPI yang ditangkap ‪@DivHumas_Polri, mengaku pernah dibaiat ‪@Munarman_SH sebagai anggota ISIS.. Berarti Munarman adalah pemimpin tertinggi ISIS di Indonesia?“.

Bahkan Munarman menjadi trending topic Twitter hari ini.

Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap sejumlah terduga teroris di Makassar beberapa waktu yang lalu. Kapolda Sulsel Irjen Merdisyam menyebutkan beberapa terduga teroris yang ditangkap adalah simpatisan Front Pembela Islam (FPI).

Denny Siregar: Munarman Pemimpin Tertinggi ISIS di Indonesia?
Screenshot dari Youtube, Munarman saat hadiri baiat di Makassar

“Iya, hasil pemeriksaan Densus itu mereka memang anggota FPI Makassar. Tapi tidak semua (terduga teroris yang ditangkap adalah anggota FPI),” kata Kapolda Sulsel Irjen Merdisyam seperti dikutip Detik, Kamis (4/2/2021).

BACA JUGA:

Merdisyam mengatakan para anggota FPI itu berbaiat kepada Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) pimpinan Abu Bakar al-Baghdadi.

Pengakuan Mengejutkan Terduga Teroris Makasar Simpatisan FPI Berbaiat ke ISIS
Simpatisan FPI Makassar Terduga Teroris ISIS

“Jadi mereka berbaiat pada ISIS pimpinan Abu Bakar al-Baghdadi di tahun 2015”, imbuhnya.

Salah satu terduga teroris yang merupakan simpatisan FPI berinisial Ahmad Aulia (30). Arrahmahnews mendapatkan video eksklusif pengakuan Ahmad Aulia sebagai simpatisan FPI yang berbaiat kepada ISIS yang diunggah oleh akun Youtube Detik.

“Saya ditangkap pada tanggal 6 Januari 2021 di Polda Sulsel. Adapun saya ditahan atau ditangkap di kantor polisi Polda Sulawesi Selatan karena berbaiat kepada Daulatul Islam yang memimpin Daulatul Islam, yaitu Abu Bakar Al-Baghdadi, saat deklarasi FPI mendukung Daulatul Islam pada Januari 2015,” ujar Ahmad Aulia dalam tayangan video.

BACA JUGA:

Ahmad Aulia mengaku ikut berbaiat dengan seratusan simpatisan FPI di markas FPI Makassar, Jalan Sungai Limboto, Makassar, Sulawesi Selatan. Pembaiatan itu dihadiri sejumlah pengurus FPI pusat dan Makassar.

“Saya berbaiat dihadiri oleh Munarman selaku pengurus FPI pusat pada saat itu, Ustadz Fauzan dan Ustadz Basri, yang memimpin baiat pada saat itu”, katanya.

 

Sejak berbaiat kepada ISIS, Ahmad Aulia mengaku rutin mengikuti kegiatan majelis taklim FPI Makassar.

“Dan setelah berbaiat, saya pernah mengikuti taklim rutin FPI di Jalan Sungai Limboto sebanyak tiga kali. Yang mengisi acara saat itu Ustadz Agus dan Abdurrahman selaku pemimpin panglima FPI Kota Makassar”, tutur Ahmad Aulia.

Seperti diketahui, tim Densus 88 Antiteror Polri secara serentak pada Rabu (6/1) menangkap 21 terduga teroris di Makassar, Sulawesi Selatan. Dua di antaranya tewas dalam kontak senjata, sedangkan satu orang tertembak di kaki.

Hari ini, ada 19 orang terduga teroris yang akan dipindahkan ke Jakarta untuk proses penyidikan lebih lanjut. Hingga berita ini dimuat, pihak FPI belum memberikan tanggapan. (ARN)

About Arrahmahnews 29959 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.