NewsTicker

Ethiopia Klaim Gagalkan Rencana Penyerangan ke Kedubes UEA

Ethiopia telah menangkap 15 orang yang diduga merencanakan untuk menyerang kedutaan Uni Emirat Arab di Addis Ababa, kantor berita negara Ethiopia mengatakan pada hari Rabu, mengutip pernyataan dari dinas intelijen.

Ethiopia Klaim Gagalkan Rencana Penyerangan ke Kedubes UEA Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan (tengah) menerima Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed (kiri) dan Presiden Eritrea Isaias Afwerki (kanan) di istana presiden di ibu kota UEA Abu Dhabi pada 24 Juli 2018

Ethiopia, ARRAHMAHNEWS.COM Ethiopia telah menangkap 15 orang yang diduga merencanakan untuk menyerang kedutaan Uni Emirat Arab di Addis Ababa, kantor berita negara Ethiopia mengatakan pada hari Rabu, mengutip pernyataan dari dinas intelijen.

Reuters yang mengutip laporan tersebut pada Rabu (03/01) mengatakan bahwa Kelompok itu bekerja atas arahan asing, Kantor Sejumlah senjata, bahan peledak dan dokumen yang tidak ditentukan disita selama operasi.

BACA JUGA:

“Kelompok itu mengambil misi dari kelompok teroris asing dan bersiap untuk menimbulkan kerusakan signifikan pada properti dan nyawa manusia,” bunyi laporan tersebut.

Ethiopia Klaim Gagalkan Rencana Penyerangan ke Kedubes UEA

Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan (tengah) menerima Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed (kiri) dan Presiden Eritrea Isaias Afwerki (kanan) di istana presiden di ibu kota UEA Abu Dhabi pada 24 Juli 2018

Kementerian luar negeri UEA belum segera menanggapi permintaan komentar.

Menurut laporan yang sama, Kelompok tersangka kedua berencana menyerang misi diplomatik UEA di negara tetangga Sudan. Badan Keamanan Intelijen Nasional Ethiopia sedang bekerja dengan mitranya dari Sudan dalam aspek plot itu, kata badan itu. Belum ada komentar langsung dari otoritas Sudan.

“Beberapa dari 15 tersangka yang ditangkap telah terlihat di dekat kedutaan. Yang lain telah menerima uang tunai dari sponsor mereka,” kata kantor berita itu, menambahkan bahwa salah satu dalang komplotan itu ditangkap di Swedia. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: