NewsTicker

Video: Polisi Saudi Serang Pendemo yang Keluhkan Masalah Ekonomi

Bentrokan meletus ketika pasukan Saudi berusaha membubarkan para demonstran, yang marah pada kebijakan ekonomi Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman

Video: Polisi Saudi Serang Pendemo yang Keluhkan Masalah Ekonomi Demo di Kota Buraidah, wilayah al-Qassim, Arab Saudi

Arab Saudi, ARRAHMAHNEWS.COM Laporan yang keluar dari Arab Saudi mengatakan bahwa pasukan Riyadh menyerang sekelompok pengunjuk rasa yang berada di jalan-jalan kota Buraidah di Wilayah Qassim karena mengecam kebijakan ekonomi rezim Riyadh.

Bentrokan meletus pada Senin malam ketika pasukan Saudi berusaha membubarkan para demonstran, yang marah atas kebijakan ekonomi Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman yang mereka katakan telah memperburuk pengangguran dan kemiskinan di seluruh kerajaan.

BACA JUGA:

“Kota Buraidah di wilayah al-Qassim menyaksikan demonstrasi di mana ratusan anak muda berkumpul, dan demo itu menyebabkan bentrokan dengan pasukan keamanan Saudi,” cuit orang media, Hosein Mortada sebagaimana dikutip Press TV pada Selasa (02/02)

Rekaman protes yang beredar online, menunjukkan ratusan pemuda menyuarakan kemarahan mereka atas pajak, karantina terkait virus corona, meningkatnya kemiskinan dan pengangguran di Arab Saudi.

Video: Polisi Saudi Serang Pendemo yang Keluhkan Masalah Ekonomi

Demo di Kota Buraidah, wilayah al-Qassim, Arab Saudi

 

Para pengunjuk rasa meneriakkan slogan-slogan yang mengecam sejumlah pajak yang dikenakan selama penyebaran virus corona. Polisi setempat memastikan bahwa sejumlah pengunjuk rasa telah ditangkap dan kasus mereka telah diserahkan ke jaksa agung daerah.

BACA JUGA:

Sumber melaporkan bahwa polisi Wilayah Qassim dan Garda Nasional bersiaga, takut akan eskalasi kerusuhan di daerah tersebut.

Badr Al-Suhaibani, juru bicara polisi Wilayah Qassim, mengatakan bahwa Sejumlah warga ditangkap karena tidak menanggapi pasukan keamanan saat mereka menjalankan tugas mereka.

Protes jalanan jarang terjadi di Arab Saudi, di mana rezim konservatif itu dengan keras menekan setiap setiap perbedaan pendapat di kerajaan. Pertemuan publik hampir tidak pernah menjadi berita di media Saudi dan hampir mustahil bagi jurnalis untuk meliputnya.

Arab Saudi telah mengalami peningkatan angka kemiskinan dan pengangguran selama beberapa tahun terakhir, meskipun ada rencana ekonomi ambisius yang disajikan oleh bin Salman, yang disebut Visi Saudi 2030, diklaim untuk mendiversifikasi ekonomi.

Kesengsaraan ekonomi kerajaan diperburuk oleh pandemi virus korona yang telah menelan banyak korban di banyak bisnis di seluruh dunia, serta pengeluaran militer besar Riyadh untuk perang mematikan melawan negara tetangganya sendiri, Yaman. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: