MbS 2 Kali Perintahkan Pembunuhan Mantan Intelijen Saudi

MbS 2 Kali Perintahkan Pembunuhan Mantan Intelijen Saudi
Foto Mohammed bin Salman (MbS) dan Saad Al Jabri

Arab Saudi, ARRAHMAHNEWS.COM Seorang mantan pejabat intelijen Saudi mengatakan bahwa putra mahkota kerajaan, Mohammed bin Salman (MbS), mengerahkan agen-agennya untuk melaksanakan misi pembunuhan kedua terhadapnya setelah yang pertama gagal dua tahun lalu.

Dalam tuntutan yang diajukannya ke pengadilan federal di Washington DC pada hari Kamis, Saad al-Jabri, yang saat ini tinggal di Kanada, mengatakan bahwa ia telah menghadapi ancaman berulang kali atas hidupnya selama beberapa bulan terakhir.

BACA JUGA:

Menurut laporan Press TV, gugatan tersebut mengklaim bahwa MbS mengadakan pertemuan pada Mei 2020 dengan penasihat-penasihat utamanya untuk dan mengarahkan agen untuk menjalankan misi baru untuk membunuh al-Jabri dengan melakukan perjalanan darat langsung melalui AS kemudian memasuki Kanada, hampir dua tahun setelah upaya pembunuhan pertamanya” digagalkan oleh keamanan bandara.

MbS 2 Kali Perintahkan Pembunuhan Mantan Intelijen Saudi
Foto Mohammed bin Salman (MbS) dan Saad Al Jabri

Gugatan ini diajukan beberapa bulan setelah al-Jabri pertama kali menggugat putra mahkota Saudi karena mengirim regu pembunuh 50 orang yang terdiri dari pembunuh terampil terbaik di kerajaan ke Kanada untuk membunuhnya.

 

Menurut pengajuan pengadilan, upaya pembunuhan oleh regu pembunuh, yang dijuluki “Pasukan Harimau” itu, terjadi 13 hari setelah anggota Pasukan Harimau terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018. Rencana tersebut gagal setelah agen-agen Saudi ini tidak bisa melewati patroli perbatasan Kanada.

BACA JUGA:

“Jika tuduhan dalam Pengaduan ini tampak fantastis, itu hanya karena sulit untuk memahami kedalaman kebobrokan Tergugat bin Salman dan orang-orang yang dia suruh untuk melaksanakan kehendaknya,” bunyi gugatan tersebut.

“Tapi jangan salah: upaya untuk membunuh Dr. Saad, seperti pembunuhan Jamal Khashoggi yang dituntaskan beberapa hari sebelumnya, bukanlah insiden (yang terjadi) satu kali, melainkan cara Tergugat bin Salman beroperasi secara terus-menerus selama bertahun-tahun sebelum kejadian yang memawa kematiannya di tahun 2018”. (ARN)

About Arrahmahnews 30630 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.