NewsTicker

Inggris Didesak Akhiri Dukungan ke Saudi dalam Perang Yaman

Sama dengan pendahulu Biden, Donald Trump, Inggris juga telah dengan gigih mendukung Arab Saudi yang telah membombardir Yaman selama enam tahun.

Inggris Didesak Akhiri Dukungan ke Saudi dalam Perang Yaman Perang Yaman

Inggris, ARRAHMAHNEWS.COM Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berada di bawah tekanan untuk mengakhiri dukungan Inggris terhadap perang Arab Saudi di Yaman menyusul perubahan kebijakan Amerika Serikat.

Presiden baru AS Joe Biden pada hari Kamis mengatakan konflik telah menciptakan “bencana kemanusiaan dan strategis” dalam pidato kebijakan luar negeri pertama di kantornya. Menambahkan bahwa perang “harus diakhiri”, ia mengumumkan diakhirinya penjualan senjata AS yang “relevan” kepada pasukan Arab Saudi.

BACA JUGA:

Sama dengan pendahulu Biden, Donald Trump, dilaporkan FNA bahwa Inggris juga telah dengan gigih mendukung Arab Saudi yang telah membombardir Yaman selama enam tahun.

Inggris Didesak Akhiri Dukungan ke Saudi dalam Perang Yaman

Perang Yaman

Inggris memberikan dukungan teknis untuk serangan itu, telah mengerahkan pasukan untuk mempertahankan ladang minyak Saudi, dan bahkan memulihkan penjualan senjata setelah pengadilan memerintahkan jeda dengan alasan kemanusiaan.

BACA JUGA:

Dalam sebuah pernyataan Menteri Luar Negeri Bayangan dari Partai Buruh pada Hari Jum’at, Lisa Nandy menyebut “dukungan pemerintah untuk kampanye Saudi di Yaman tidak hanya salah secara moral tetapi semakin membuat Inggris terisolasi di panggung dunia”.

“Keputusan Presiden Biden untuk mengakhiri dukungan AS untuk operasi di Yaman menunjukkan seberapa jauh opini global telah bergeser dan membuat Inggris secara mengkhawatirkan melangkah keluar dari sekutu-sekutu kita,” tambahnya.

“Para menteri sekarang harus mengambil tindakan yang sudah lama tertunda untuk menghentikan penjualan senjata ke Arab Saudi dan mengakhiri peran Inggris dalam konflik yang telah menyebabkan krisis kemanusiaan terburuk di dunia,” tambahnya. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: