NewsTicker

Israel Berencana Rayu Sekutunya Tolak Keputusan ICC

Menurut instruksi dalam kabel itu, para diplomat Israel harus menghubungi menteri luar negeri dan kepala pemerintahan serta meminta mereka untuk mengeluarkan pernyataan resmi yang keberatan dengan keputusan ICC.

Israel Berencana Rayu Sekutunya Tolak Keputusan ICC Kantor Internasional Kriminal

Israel, ARRAHMAHNEWS.COM Tel Aviv berencana merayu “lusinan” sekutunya untuk menyampaikan “Pesan rahasia” kepada Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC), Fatou Bensouda, menekannya untuk tidak melanjutkan penyelidikan atas dugaan kejahatan perang yang dilakukan oleh Israel di wilayah pendudukan.

ICC sebelumnya pada hari Jumat memutuskan bahwa mereka memiliki yurisdiksi untuk membuka penyelidikan atas dugaan kejahatan perang yang dilakukan oleh Israel di Tepi Barat, Jalur Gaza dan Yerusalem Timur.

BACA JUGA:

Israel Berencana Rayu Sekutunya Tolak Keputusan ICC

Kantor Internasional Kriminal

Laporan Axios yang dikutip FNA pada hari Senin (08/07) mengutip dua pejabat Israel yang mengatakan bahwa kementerian luar negeri negara itu mengirim kabel rahasia (ditandai sebagai “Mendesak”) kepada duta besar-duta besarnya di seluruh dunia pada hari Minggu. Menurut instruksi dalam kabel itu, para diplomat Israel harus menghubungi menteri luar negeri dan kepala pemerintahan serta meminta mereka untuk mengeluarkan pernyataan resmi yang keberatan dengan keputusan ICC.

BACA JUGA:

“Kami meminta (pemerintah) mengirim pesan rahasia kepada jaksa penuntut memintanya untuk tidak melanjutkan penyelidikan terhadap Israel dan tidak memberikan prioritas tinggi pada kasus ini,” bunyi tulisan dalam kabel tersebut.

“Anda diinstruksikan untuk memberi tahu tingkat tertinggi pemerintah bahwa jika penyelidikan terhadap Israel dimulai, itu akan menciptakan krisis berkelanjutan antara Israel dan Otoritas Palestina yang tidak akan memungkinkan kemajuan diplomatik terjadi di antara para pihak,” bunyi tulisan itu lebih lanjut.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam langkah ICC pada hari Sabtu, menyebutnya sebagai keputusan “anti-Semitisme murni” dan malah menyerukan untuk “menyelidiki kediktatoran brutal dengan menuduh Iran dan Suriah. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: