Raesi: Pembunuhan Soleimani Harus Segera Diselesaikan

Irak, ARRAHMHANEWS.COM – Kepala Kehakiman Iran mengatakan bahwa pembunuhan AS terhadap komandan senior anti-teror Iran dan Irak, Letnan Jenderal Qassem Soleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis, di Baghdad awal tahun lalu menandai pelanggaran kedaulatan Irak dan kerangka hukum yang berlaku di negara itu.

“AS melanggar kedaulatan, dominasi, dan hukum Irak dengan membunuh Martir Qassem Soleimani dan Abu Mahdi Muhandis. Kami bersikeras bahwa kasus ini harus mencapai penyelesaian yang layak sesegera mungkin dengan kerjasama Iran dan Irak,” kata Ebrahim Raeisi pada hari Selasa di ibukota Irak selama pertemuan dengan Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi, PressTV melaporkan.

Baca:

Amerika Serikat menggunakan serangan drone untuk membunuh Jenderal Soleimani, komandan Pasukan Quds dari Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran, dan Abu al-Muhandis, wakil komamdan Hashd al-Sha’abi Irak di dekat Bandara Internasional Baghdad. Serangan itu dilancarkan saat Jenderal Soleimani melakukan kunjungan resmi ke ibu kota Irak.

Pembunuhan brutal yang dilancatkan AS dibawah perintah langsung Trump itu mendapat tanggapan kemarahan luar biasa rakyat Irak dan Irak serta masyarakat dunia.

Prosesi pemakaman kedua jenderal dihadiri ribuan orang. Protes atas pembunuhan ini di Irak juga telah meningkatkan sentimen anti-Amerika di negara Arab itu terhadap intervensi militer yang berkelanjutan di sana oleh AS dan sekutunya.

Pejabat Iran, yang berada di Irak dalam perjalanan luar negeri pertamanya dalam kapasitasnya sebagai pejabat senior yudisial Republik Islam, melakukan kunjungan selama perjalanannya ke lokasi serangan tersebut.

Ia mengatakan hukuman yang pantas dari para pelaku dan semua pihak yang memberikan kontribusi kriminal pada kekejaman inj, akan mencegah kemungkinan terulangnya kekejaman tersebut di masa depan.

Segera setelah serangan biadab ini, Parlemen Irak mengesahkan undang-undang yang memerintahkan pengusiran semua pasukan pimpinan AS dari tanah negara Arab itu. Raeisi memuji keputusan pengusiran tersebut, mencatat bahwa penerapan undang-undang parlemen membutuhkan jadwal yang relevan.

BacaBalas Pembunuhan Soleimani Agenda Utama Raisi ke Irak

Raesi mengatakan, pemilihan Irak dal kunjungan luar negeri pertama dalam kapasitasnya sebagai kepala Kehakiman Iran mencerminkan pentingnya hubungan bilateral kedua negara. Kadhimi mengungkapkan kegembiraannya atas kunjungan tersebut, mengingatkan bahwa hubungan kedua negara didasarkan pada banyak contoh kesamaan dan menambahkan bahwa Baghdad “dengan sepenuh hati dan sungguh-sungguh mengupayakan pengembangan hubungan kedua negara.

“Sejak menjabat sebagai perdana menteri, saya telah berusaha memperluas hubungan di semua tingkatan sesuai dengan kepentingan bangsa,” katanya. (ARN)

About Arrahmahnews 30622 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.