NewsTicker

Utusan PBB Pasca Kunjungi Riyadh: Ada Peluang Unik Saudi Akhiri Perang Yaman

“Ada momentum internasional yang unik untuk mendukung penyelesaian konflik politik guna mencapai perdamaian yang berkelanjutan di Yaman sejalan dengan aspirasi rakyat Yaman.

Utusan PBB Pasca Kunjungi Riyadh: Ada Peluang Unik Saudi Akhiri Perang Yaman Martin Griffiths utusan PBB untuk Yaman dan Pangeran Saudi

Arab Saudi, ARRAHMAHNEWS.COM Utusan khusus PBB untuk Yaman mengakhiri kunjungan dua harinya ke Arab Saudi pada hari Kamis (11/02), menekankan pentingnya menggunakan “Momentum” internasional dan regional untuk mengakhiri perang.

Selama kunjungannya, Martin Griffiths bertemu dengan Wakil Menteri Pertahanan Saudi Pangeran Khalid bin Salman, Menteri Luar Negeri Yaman Ahmed Bin Mubarak, Utusan AS untuk Yaman Tim Lenderking, serta pejabat lainnya.

BACA JUGA:

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya mengatakan bahwa Griffiths membahas isi pembicaraan dalam pertemuannya “Perkembangan terakhir, termasuk pertempuran di Ma’rib dan prospek melanjutkan proses politik yang inklusif”.

Utusan PBB Pasca Kunjungi Riyadh: Ada Peluang Unik Saudi Akhiri Perang Yaman

Martin Griffiths utusan PBB untuk Yaman dan Pangeran Saudi

“Ada momentum internasional yang unik untuk mendukung penyelesaian konflik politik guna mencapai perdamaian yang berkelanjutan di Yaman sejalan dengan aspirasi rakyat Yaman. Namun kami melihat peningkatan permusuhan militer dan ancaman terus-menerus terhadap kehidupan wanita, pria, dan anak-anak Yaman. Ini harus dihentikan,” kata Griffiths sebagaimana dikutip Anadolu Agency.

“Saya akan terus bekerja dengan urgensi baru dengan para pihak dan aktor regional dan internasional untuk mengakhiri permusuhan, meringankan penderitaan kemanusiaan dan menemukan penyelesaian damai untuk mengakhiri konflik di Yaman,” tambahnya.

BACA JUGA:

Griffiths telah mengunjungi Iran sebelumnya, dan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran Muhammad Javad Zarif, yang menegaskan kesiapan negaranya untuk mendukung peran efektif apapun bagi PBB untuk menyelesaikan krisis di Yaman.

Langkah utusan PBB itu menyusul pengumuman Presiden AS Joe Biden tentang diakhirinya partisipasi negaranya dalam perang di Yaman, dan “gencatan senjata untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan dialog terbuka. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: