NewsTicker

Diancam Kelompok Perlawanan, Turki Akhiri Operasi Claw Eagle-2

Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengumumkan berakhirnya Operasi 'Claw-Eagle 2' di Irak utara dan pembunuhan 50 anggota PKK, setelah kelompok perlawanan Irak memberi peringatan keras kepada tentara Turki.

Diancam Teroris PKK Irak, Turki Akhiri Operasi Claw Eagle-2 Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar

Turki, ARRAHMAHNEWS.COMMenteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengumumkan berakhirnya Operasi ‘Claw-Eagle 2’ di Irak utara dan pembunuhan 50 anggota PKK, setelah kelompok perlawanan Irak memberi peringatan keras kepada tentara Turki.

“Empat puluh delapan teroris PKK dinetralkan, termasuk dua anggota senior di Irak utara selama operasi anti-teror Turki yang telah selesai,” kata kepala pertahanan Turki pada hari Minggu (14/02) sebagaimana dikutip Anadolu Agency. Hulusi Akar mengatakan bahwa dua teroris ditangkap dan wilayah tersebut sebagian besar telah dibersihkan dari kelompok teror selama operasi “sangat khusus dan kritis” di wilayah Gara.

BACA JUGA:

Diancam Teroris PKK Irak, Turki Akhiri Operasi Claw Eagle-2

Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar

“Operasi telah selesai. Unsur darat dan udara kami kembali ke pangkalan dan barak mereka dengan selamat,” katanya di pusat operasi di perbatasan di provinsi Sirnak tenggara.

Menurut Mehr News Agency, pengumuman berakhirnya operasi Turki di Irak ini disampaikan setelah Gerakan Perlawanan Islam Al-Nujaba memperingatkan tentara Turki yang menyerang untuk mengambil pelajaran dari nasib penjajah Amerika.

BACA JUGA:

Sambil mengkritik kelemahan pejabat (institusi) dan kepentingan faksi yang telah mengubah Irak menjadi arena tuntutan berlebihan dari beberapa pasukan asing, Gerakan Perlawanan Islam Al-Nujaba mengeluarkan pernyataan pada hari Sabtu dan menyatakan keprihatinan yang mendalam atas informasi yang diterima tentang invasi pasukan pendudukan Turki ke provinsi Nineveh dan kota Sinjar di Irak itu.

Turki meluncurkan Operasi Claw-Eagle 2 pada hari Rabu dengan klaim bahwa ini adalah hak mereka untuk membela diri menurut hukum internasional guna mencegah upaya PKK/KCK dan kelompok teror lainnya membangun kembali posisi yang digunakan untuk melakukan serangan teror terhadap Turki. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: