NewsTicker

Penahanan Putri Basma Bikin MBS dalam Masalah Besar

Mohammed bin Salman menangkap Putri Basma karena ketakutan bahwa sepupunya akan memeberikan infromasi kepada Turki terkait pembunuhan Khashoggi di Konsulat Saudi di Istanbul

Penahanan Putri Basma Bikin MBS dalam Masalah Besar Putri Basmah saat di Wawancarai

London, ARRAHMAHNEWS.COMLaporan yang dikeluarkan “Sunday Times” menjelaskan situasi tersembunyi Putri Basma bin Saud dan putrinya di Arab Saudi, di tengah ketakutan akan nyawa mereka karena tidaknya kabar tentang mereka.

Laporan yang ditulis oleh koresponden Sunday Times, Louise Callaghan, dimulai dengan menggambarkan sebuah film pendek yang dibuat oleh Sohud Syarif (putri Basma) di London pada tahun 2014.

BACA JUGA:

Sunday Times menjelaskan bahwa 5 tahun setelah pembuatan film pendek, pada 28 Februari 2019 tepatnya, Sohud dan Basma ibunya ditangkap di kota Jeddah.Dalam panggilan telepon selang beberapa bulan setelah penangkapan, mereka memberi tahu kepada keluarga bahwa mereka ditahan di penjara al-Ha’ir, Riyadh, yang terkenal kejam. Penangkapan putri Basma kemudian terekspos pada April 2020.

Tim Inggris yang saat itu mengelolah akun Twitter Putri Basma memposting serangkaian tweet putus asa. Mereka memohon kepada Raja Salman dan Putra Mahkota untuk membebaskan Basma dan putrinya.

Basma sebelumnya juga mengatakan di akunnya, “Saya diculik dan dijebloskan ke penjara bersama putri saya tanpa alasan,” dan menambahkan bahwa kondisi kesehatannya terus memburuk dan ia mungkin meninggal.

BACA JUGA:

Sejak itu, sumber yang dekat dengan Basma, 58, tahun dan putrinya yang berusia 28 tahun mengatakan bahwa mereka tidak berkomunikasi dengan dunia luar, dan juga tidak jelas mengapa mereka ditangkap dan dipenjara.

Surat kabar tersebut mengutip sumber informasi bahwa mereka berhenti merespon, mereka benar-benar berhenti dan semua komunikasi terputus. Setelah kontak dengannya terputus, mereka menyinggung skenario kemungkinan kematiannya karena kelalaian medis yang disengaja, dan mengatakan bahwa mereka tidak lagi tahu “apakah dia masih hidup atau sudah mati.”

Menurut apa yang diberitakan oleh “NBC News” saat itu, seorang sumber yang dekat dengan keluarga mengungkapkan bahwa kerabat Putri Basma juga ada. Aktivis hak-hak perempuan di Kerajaan, mengkhawatirkan kesehatannya setelah terputusnya kontak dengannya.

Kerabat Putri Basma, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan secara langsung tentang skenario buruk yang mungkin telah terjadi. “Kami tidak tahu apakah dia masih hidup atau sudah mati.”

Sunday Times juga mengatakan dalam laporannya bahwa kedutaan Saudi di London menolak berkomentar.

Adapun perwakilan Kerajaan untuk PBB menolak tuduhan penghilangan paksa dan penahanan sewenang-wenang, mengatakan bahwa Basma dan putrinya ditangkap karena pelanggaran pidana.

Basma dan Jamal Khashoggi

Business Insider mengungkapkan hubungan antara pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi, di konsulat negaranya di Istanbul dan penangkapan putri Saudi.

BACA JUGA:

Laporan Business Insider mengatakan bahwa Bin Salman melakukannya karena ketakutan bahwa sepupunya ingin memberikan bantuan kepada Turki dalam penyelidikan atas pembunuhan Khashoggi.

Business Insider menekankan bahwa keputusan sang putri untuk melakukan perjalanan ke Jenewa melalui Istanbul pada Desember 2018, adalah pertanda berbahaya bagi otoritas Saudi.

“Beberapa kerabatnya mencurigai bahwa masalah itu terkait dengan Turki,” kata Leonard Bennett, pengacara sang putri yang berbasis di AS, kepada situs Business Insider.

Dia menunjukkan bahwa keluarga kerajaan mungkin takut dengan apa yang akan dilakukan oleh Basma di Turki, mengingat sejarahnya dalam membela hak. (ARN)

Sumber: WatanSerb

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: