NewsTicker

Rusia Tuding AS Gunakan NGO Kemanusiaan untuk Picu Konflik di Suriah

White Helmets tidak melakukan pekerjaan kemanusiaan dan tujuan mulia yang dideklarasikan. Mereka digunakan oleh Amerika Serikat dan sekutunya di kawasan untuk memprovokasi dan memicu konflik.

Moskow, ARRAHMAHNEWS.COM – Utusan Rusia untuk PBB, Vasily Nebenzya mengungkapkan bahwa eskalasi Amerika di Suriah, bergantung dengan organisasi kemanusiaan semu yang diciptakan oleh intelijen Barat untuk melayani kepentingan mereka, bukan untuk melakukan pekerjaan kemanusiaan.

Situs Global Research yang mengutip dari laporan Vasily Nebenzya mengatakan bahwa “organisasi-organisasi ini tidak melakukan pekerjaan kemanusiaan dan tujuan mulia yang dideklarasikan. Mereka digunakan oleh Amerika Serikat dan sekutunya di kawasan untuk memprovokasi dan memicu konflik.”

“Contoh konkritnya adalah organisasi kemanusiaan yang dikenal dengan sebutan White Helmets. Organisasi berkedok kemanusiaan ini terkait erat dengan kelompok-kelompok teroris(ISIS, Al-Qaeda, Jabhat Nusra atau Hay’at Tahrir al-Sham) yang didukung oleh Amerika, NATO, Zionis dan sekutu regional,” Al-Maalomah mengutip laporan itu.

Baca:

Nebenzya juga menegaskan bahwa “sangat mengejutkan setelah kekalahan ISIS di Suriah dan Irak, perwakilan dari White Helmets dipindahkan ke negara tentangga, dan Barat berjanji akan membawa mereka bersamanya, karean ada kekhawatiran risiko “para pekerja berkedok kemanusiaa” ini dapat melakukan aktivitas teroris di lokasi baru.”

Laporan tersebut mempertanyakan, “akankah tuduhan palsu Biden tentang senjata kimia Suriah, yang tidak diumumkan dan tidak ada, digunakan sebagai alasan untuk meningkatkan agresi Zionis dan NATO yang dipimpin oleh AS di Suriah?”

Jawabannya menurut Kementerian Pertahanan Rusia bahwa White Helmets yang didukung oleh Amerika sedang mempersiapkan serangan kimia palsu yang akan digunakan untuk menuduh pasukan pemerintah Suriah, dan memprovokasi Barat untuk bertindak.

BacaBomber ISIS Keliru Tekan Tombol, Mobil Sarat Bom Meledak

Direktur Intelijen Luar Negeri Rusia, Sergei Naryshkin mengatakan bahwa “badan intelijen Barat secara langsung membantu teroris dan White Helmets di Suriah dalam mempersiapkan serangan kimia palsu,” dan menunjukkan bahwa “elemen-elemen ini sebagai bagian dari kampanye propaganda melawan rakyat Suriah. Terutama Zionis Israel, terlibat begitu mendalam dalam melancarkan perang yang tidak dideklarasikan di negara Arab Suriah. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: