NewsTicker

Guardian: Joe Biden “Tendang” MbS dari Suksesi Kerajaan Saudi

Sekretaris pers White House Jen Psaki mengatakan “Joe Biden bermaksud mengevaluasi kembali hubungan Amerika Serikat dengan Arab Saudi, mengingat Raja Salman adalah timpalannya bukan putranya (MbS)”.

Pewaris Tahta Kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman

London, ARRAHMAHNEWS.COMPresiden Amerika Serikat Joe Biden mengindikasikan Amerika berharap Arab Saudi mengubah pendekatannya dari kebijakan Donald Trump, dan menegaskan pemerintahannya yang baru mengurangi kontak langsung antara Presiden AS dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MbS), Guardian melaporkan pada hari Kamis (18/02/2021).

Laporan yang dikutip Al-Maalomah, menyatakan “Posisi ini mengindikasikan perubahan mendadak dibandingkan dengan pemerintahan Trump yang menghujani pewaris tahta kerajaan dengan perhatian, pembelaan dan pujian. Hal ini terjadi pada saat pejabat intelijen bersiap untuk merilis laporan yang tidak diklasifikasikan ke Kongres yang menggambarkan keterlibatan Putra Mahkota Arab Saudi dalam pembunuhan Jamal Khashoggi, yang dibunuh di konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, pada tahun 2018”.

BACA JUGA:

Sekretaris pers White House Jen Psaki mengatakan “Joe Biden bermaksud mengevaluasi kembali hubungan Amerika Serikat dengan Arab Saudi, mengingat Raja Salman adalah timpalannya bukan putranya (MbS)”.

Guardian: Joe Biden "Tendang" MbS dari Suksesi Kerajaan Saudi

Pewaris Tahta Kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman

Ungkapan itu menunjukkan penghinaan simbol yang disengaja oleh Joe Biden, dan menunjukkan bahwa “pemerintahan baru AS akan berusaha menekan Raja Saudi untuk mengubah garis suksesi dan mencopot Mohammed bin Salman dari pewaris tahta.”

Menanggapi pertanyaan tentang apakah Biden berusaha untuk mendesak perubahan di kerajaan, juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan “Rakyat Amerika mengharapkan bahwa kebijakan AS terhadap kemitraan startegis dengan kerajaan Arab Saudi dengan memprioritaskan aturan hukum dan menghormati hak asasi manusia. Oleh karena itu Amerika akan bekerja sama dengan Arab Saudi di mana prioritas kami dijunjung dan kami tidak akan malu membela kepentingan dan nilai-nilai Amerika yang tidak sejalan dengan itu”.

BACA JUGA:

Sementara itu, mantan analis CIA dan rekan senior di Brookings Intitution Liddell mengatakan, “Biden telah mengirim pesan yang jelas kepada keluarga kerajaan Saudi, bahwa selama Mohammed bin Salman masih menjabat sebagai Putra Mahkota dan dalam garis suksesi, maka kerajaan akan diperlakukan sebagai paria.”

Mantan analis CIA juga menambahkan bahwa “saya tidak tahu apa yang dipikirkan pemerintah, tetapi yang terbaik untuk Arab Saudi adalah pencopotan Mohammed bin Salman dari putra mahkota”. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: