NewsTicker

China: Semua Pihak Harus Desak AS Kembali ke JCPOA Tanpa Syarat

Semua pihak harus bertindak dengan urgensi yang lebih besar, bekerja sama untuk melaksanakan konsensus yang dicapai dalam pertemuan para menteri luar negeri Desember lalu

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM – Menanggapi pernyataan baru-baru ini oleh pejabat AS mengenai JCPOA, juru Bicara Kementerian Luar Negeri China mengatakan bahwa semua pihak harus mengupayakan agar AS kembali ke JCPOA tanpa syarat, sesegera mungkin.

“Saat ini, masalah nuklir Iran berada pada tahap kritis dengan peluang dan tantangan. China berpendapat bahwa kembalinya Amerika Serikat ke JCPOA adalah satu-satunya pendekatan yang tepat untuk menyelesaikan kebuntuan tentang masalah ini,” kata Hua Chunying sebagaimana dikutip Mehr News Agency, Jum’at (20/02).

“Semua pihak harus bertindak dengan urgensi yang lebih besar, bekerja sama untuk melaksanakan konsensus yang dicapai dalam pertemuan para menteri luar negeri Desember lalu dan mendorong pengembalian tanpa syarat Amerika Serikat ke JCPOA secepat mungkin dan pencabutan semua sanksi terhadap Iran,” tambahnya.

BACA JUGA:

“Pada bagiannya, Iran harus melanjutkan kepatuhan penuh dengan JCPOA. Sementara itu, kami meminta semua pihak untuk tetap tenang dan menahan diri, menghindari mengambil tindakan yang akan meningkatkan situasi dan menyediakan ruang untuk upaya diplomatik,” kata Chunying.

Ia menggarisbawahi, “China mendukung IAEA dan Iran dalam menangani masalah yang terkait dengan pengamanan melalui dialog dan konsultasi. Kami berharap semua pihak akan memainkan peran yang konstruktif dalam hal ini.”

Amerika Serikat pada hari Kamis mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB bahwa mereka membatalkan pernyataan pemerintahan Trump yang mengatakan semua sanksi PBB telah diberlakukan kembali terhadap Iran pada bulan September.

BACA JUGA:

Penjabat Duta Besar AS Richard Mills memberi tahu badan beranggotakan 15 orang itu dalam surat yang dilihat oleh Reuters.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan kepada sekutu Eropanya pada hari Kamis bahwa pemerintahan Presiden Joe Biden siap untuk berbicara dengan Iran tentang kedua negara untuk kembali ke kesepakatan 2015.

Pemerintahan Trump keluar dari kkesepakatan itu pada 2018. Kemudian pada Agustus tahun lalu, mantan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengatakan ia telah memicu proses 30 hari di Dewan Keamanan yang mengarah pada kembalinya sanksi PBB terhadap Iran dan menghentikan embargo senjata konvensional terhadap Teheran yang berakhir pada 18 Oktober.

BACA JUGA:

Menanggapi mundurnya Gedung Putih dari mekanisme snapback, Menlu Iran Zarif mengatakan bahwa AS harus secara efektif mencabut semua sanksi yang dijatuhkan kembali oleh Trump sesuai dengan Resolusi 2231 dengan tanpa syarat.

Republik Islam Iran telah menekankan bahwa bagi Teheran, kembalinya Amerika Serikat ke JCPOA bukanlah masalah penting, tetapi yang penting adalah pencabutan sanksi AS terhadap Iran. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: