Militan Dukungan AS Curi 140.000 Barel Minyak Suriah Tiap Hari

Militan Dukungan AS Curi 140.000 Barel Minyak Suriah Tiap Hari
Mobil Tanki Minyak Amerika

Suriah, ARRAHMAHNEWS.COMSebuah laporan mengungkap bahwa militan dari apa yang disebut Pasukan Demokratik Suriah (SDF), yang didukung oleh Amerika Serikat, mencuri 140.000 barel minyak mentah setiap hari dari ladang minyak di provinsi timur laut Suriah, Hasakah.

Ghassan Halim Khalil, gubernur Hasakah, mengumumkan berita suram itu dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Lebanon al-Akhbar pada hari Sabtu lalu, menambahkan bahwa minyak Suriah dijarah oleh militan SDF dengan berbagai cara, semua dengan partisipasi dan dukungan dari pasukan Amerika yang dikerahkan ke wilayah tersebut.

BACA JUGA:

Ia menekankan bahwa laporan intelijen yang dikumpulkan dan diterima menunjukkan bahwa militan yang didukung AS menggunakan truk tanker dari daerah Taramish di sekitar Tigris dan di al-Malikiyah untuk menyelundupkan minyak Suriah ke negara tetangga Irak.

Militan Dukungan AS Curi 140.000 Barel Minyak Suriah Tiap Hari
Mobil Tanki Minyak Amerika

Khalil lebih lanjut mencatat bahwa banyak truk tangki melewati penyeberangan ilegal al-Mahmoudiyah ke Irak setiap hari, menambahkan bahwa militan SDF juga secara teratur mengirim minyak curian ke daerah-daerah yang mereka kuasai di Suriah.

BACA JUGA:

Gubernur Suriah itu juga mengungkapkan bahwa pasukan AS telah memerintahkan militan SDF untuk tidak mengizinkan daerah yang dikuasai Damaskus menerima minyak.

Khalil menambahkan bahwa sementara rakyat Suriah menderita karena cuaca dingin dan kelaparan, para militan yang didukung AS ini menjarah sumber-sumber minyak nasional Suriah.

Penjarahan minyak Suriah oleh AS pertama kali dikonfirmasi selama sidang dengar pendapat Senat antara Senator Republik Carolina Selatan Lindsey Graham dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo Juli lalu.

Selama kesaksiannya kepada Komite Hubungan Luar Negeri Senat, Pompeo mengkonfirmasi untuk pertama kalinya bahwa sebuah perusahaan minyak Amerika akan mulai bekerja di timur laut Suriah, yang dikendalikan oleh SDF, yang merupakan aliansi militan Kurdi yang beroperasi melawan Damaskus dan saat ini menguasai wilayah-wilayah di Suriah utara dan Suriah timur.

Pemerintah Suriah pada saat itu mengecam keras perjanjian yang ditandatangani untuk menjarah sumber daya alam negara mereka, termasuk minyak dan gas Suriah, di bawah sponsor dan dukungan dari pemerintahan mantan presiden AS Donald Trump. (ARN)

Sumber: Press TV

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 29999 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.