NewsTicker

Langgar HAM, Kanada Tutup Restoran Pro-Palestina

Banyak orang yang mengartikan Zionisme sebagai Yahudi di tempat saya tinggal, dan oleh karena itu saya difitnah cukup agresif sebagai anti-Semit

Kanada, ARRAHMAHNEWS.COMSebuah restoran di Kanada yang memberi dukungan kepada perjuangan Palestina dituntut ke pengadilan dan menghadapi ancaman kehilangan lisensinya karena memposting cuitan pro-Palestina dan anti-Zionis, meski selama ini pemerintah Ottawa mengklaim sebagai pembela hak asasi manusia dan kebebasan di seluruh dunia.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Press TV, pemilik restoran Foodbenders di Toronto menjelaskan bagaimana pemerintah Kanada menuduh restorannya sebagai anti-Semitisme dikarenakan postingan-postingan anti-Israel, mengancam akan menuntut mereka ke pengadilan serta mencabut lisensinya.

BACA JUGA:

“Di negara-negara Barat saat ini, ada gerakan politik untuk menyamakan anti-Zionisme dengan anti-Semitisme dan sebagai anti-Zionis yang blak-blakan, saya terjebak di dalamnya,” kata Kimberley Hawkins pada hari Senin (22/02).

Langgar HAM, Kanada Tutup Restoran Pro-Palestina

Restoran foodbenders di Bloor St.W di Toronto

“Banyak orang yang mengartikan Zionisme sebagai Yahudi di tempat saya tinggal, dan oleh karena itu saya difitnah cukup agresif sebagai anti-Semit dan telah menimbulkan banyak masalah bagi saya pribadi dan perusahaan,” tambahnya.

Hawkins lebih lanjut menjelaskan bahwa serangan demi serangan terhadap perusahaan makanan kecilnya dimulai pada 2019 karena papan yang ada di jendela yang menceritakan pembantaian di Jalur Gaza yang terkepung.

BACA JUGA:

Ia mengatakan situasinya meningkat ketika “Liga Pertahanan Yahudi dan individu-individu terkait muncul di tokonya untuk melakukan vandalisme yang cukup keji.”

Selanjutnya Hawkins mengatakan bahwa ada empat kasus hukum terhadapnya, yang semuanya dikarenakan hastag media sosial tentang Zionisme yang oleh lobi Israel di Kanada diupayakan agar secara hukum menjadi bukti sikap anti-Semitismenya.

“Hashtag khususnya yang tampaknya paling banyak dibicarakan… adalah hashtag #Zionistsnotwelcome yang dimaksudkan untuk merujuk pada aneksasi yang terjadi di Palestina. Itu bukan bagaimana lobi menafsirkannya atau setidaknya itu bukan cara mereka ingin menafsirkannya sehingga mereka bergerak maju untuk mencoba dan membuktikan bahwa tagar ini adalah kebijakan toko dan saya mendiskriminasi Zionis dari toko saya,” katanya.

BACA JUGA:

Namun, Hawkins mengatakan keluhan itu hanyalah “kebohongan,” menekankan dia tidak pernah mendiskriminasi siapa pun dari tokonya.

Ia juga mengecam langkah tersebut sebagai “penganiayaan politik” dan “korup,” mengingat fakta bahwa ia telah dituduh melakukan kejahatan yang tidak ia lakukan dan karena sikap politiknya terhadap Zionisme.

Pemilik-operator Foodbenders itu lebih lanjut mengatakan bahwa Liga Pertahanan Yahudi memiliki andil besar dalam upaya untuk membangkrutkan perusahaannya, menambahkan bahwa ia telah memulai tindakan hukumnya sendiri terhadap organisasi sayap kanan yang menurutnya sebagian besar bertanggung jawab atas ” penderitaan dirinya selama berhari-hari.”

Hawkins juga mengatakan saat ini ada penyensoran ketat di Kanada dan di Barat pada umumnya, menambahkan bahwa kelompok pro-Palestina secara khusus dipengaruhi oleh penyensoran ini secara terus menerus. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: