NewsTicker

Kecam Serangan ke Suriah, Rusia Tuntut Penjelasan Washington

senator Rusia Vladimir Dzhabarov, Wakil Ketua Pertama Komite Dewan Federasi Urusan Luar Negeri, memperingatkan bahwa tindakan semacam itu dapat menyebabkan konflik besar

Rusia, ARRAHMAHNEWS.COM – Sumber di Kementerian Luar Negeri Rusia mengutuk serangan udara pada Kamis malam di Suriah timur menyatakan serangan itu sebagai pelanggaran hukum internasional.

Menurut situs berbahasa Arab Russia Today, pejabat Rusia itu mengatakan bahwa Amerika harus menjelaskan tujuan serangan mereka dengan jelas.

Sebelumnya, senator Rusia Vladimir Dzhabarov, Wakil Ketua Pertama Komite Dewan Federasi Urusan Luar Negeri, memperingatkan bahwa tindakan semacam itu dapat menyebabkan konflik besar. Ia juga mengingatkan bahwa Suriah memiliki senjata canggih, termasuk S-300, dan bahwa Amerika harus sangat berhati-hati.

BACA JUGA:

Pentagon mengatakan pada Jum’at pagi (26/02) bahwa militer AS telah membom posisi milik kelompok mujahidin dukungan Iran di Suriah timur atas perintah Joe Biden.

Sebelum konfirmasi Pentagon, Reuters mengutip informasi dari dua pejabat yang mengatakan bahwa Amerika Serikat telah menyerang posisi yang mereka klaim sebagai milik pasukan yang bersekutu dengan Iran di Suriah.

Menurut laporan itu, para pejabat, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan bahwa serangan itu diizinkan oleh Presiden AS yang baru. Seorang pejabat AS mengklaim itu sebagai tanggapan atas serangan baru-baru ini terhadap posisi AS di kota Erbil, Irak.

AS melancarkan serangan satu hari setelah Biden berbicara dengan Perdana Menteri Irak Mustafa Al-Kadhimi.

Kedua pemimpin “membahas serangan roket baru-baru ini terhadap Irak dan personel koalisi serta setuju bahwa mereka yang bertanggung jawab atas serangan tersebut harus dimintai pertanggungjawaban sepenuhnya,” kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan, pada hari Rabu. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: