NewsTicker

PBB Desak Negara Teluk Sumbang Dana Lebih untuk Yaman

Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 2020 hanya menerima sekitar setengah dari 3,4 miliar dolar yang dibutuhkannya, dikarenakan negara-negara Teluk Persia memberi kontribusi lebih sedikit

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM – Wakil Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat, Mark Lowcock, mendesak negara-negara Teluk Arab untuk menyumbangkan lebih banyak uang guna mencegah kelaparan “ulah manusia” skala besar di Yaman.

Lowcock mengatakan bahwa badan dunia itu telah berhasil mencegah kelaparan dalam periode 2018-2019 karena permohonan bantuan yang didanai dengan baik, memperingatkan bahwa dunia akan menyaksikan kelaparan terburuk dalam beberapa dekade ke depan jika kebutuhan PBB akan dana sebesar 3,85 miliar dolar tidak diangkat pada konferensi donor yang akan diselenggarakan virtual pada hari Senin nanti.

“Apa yang mengkhawatirkan dan apa yang berbeda tentang situasi kita sekarang adalah bahwa ada penurunan besar dalam dukungan untuk operasi bantuan sehingga kami harus mengurangi bantuan untuk orang-orang yang kelaparan, dimana ini mempengaruhi jutaan orang di seluruh negeri, ” jelasnya sebagaimana dikutip Press Tv, Kamis (25/02).

Lowcock melanjutkan dengan mengatakan bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 2020 hanya menerima sekitar setengah dari 3,4 miliar dolar yang dibutuhkannya, menjelaskan itu dikarenakan negara-negara Teluk Persia memberi kontribusi lebih sedikit.

BACA JUGA:

Ia mendesak negara-negara tersebut menjanjikan lebih banyak untuk tahun ini dan membayar dengan cepat.

“(Bencana) kelaparan ini sepenuhnya karena ulah manusia,” kata pejabat senior PBB itu.

Perserikatan Bangsa-Bangsa menggambarkan Yaman sebagai krisis kemanusiaan terbesar di dunia, dengan 80 persen rakyatnya membutuhkan bantuan.

Awal pekan ini, Lowcock mengatakan sekitar 16 juta orang di Yaman akan kelaparan dan lima juta dari orang-orang itu “tinggal selangkah lagi dari kelaparan.”

“Sekitar 400.000 anak di bawah usia lima tahun mengalami kekurangan gizi parah,” katanya, menambahkan, “Anak-anak itu berada di minggu dan bulan terakhir mereka,” ia memperingatkan bahwa kelaparan telah membuat mereka bahkan terancam kematian.

BACA JUGA:

Seruan PBB kepada negara-negara Teluk Persia Arab agar menyumbangkan uang untuk Yaman dilakukan karena beberapa dari negara-negara ini telah terlibat dalam agresi militer pimpinan Saudi terhadap negara miskin tersebut.

Arab Saudi dan sejumlah sekutu regionalnya melancarkan perang di Yaman pada Maret 2015, dengan tujuan membawa pemerintahan mantan presiden, Abd Rabbuh Mansur Hadi, kembali berkuasa dan menghabisi gerakan rakyat Ansarullah.

Enam tahun perang dan blokade yang dipaksakan Arab Saudi dan sekutu regionalnya ditambah dukungan penuh Barat, telah mengantarkan Yaman ke jurang krisis kemanusiaan terburuk di dunia dengan sebagian besar penduduk terancam kelaparan. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: