NewsTicker

Analis: Dukungan untuk Israel Menurun di AS dan Inggris

Seiring popularitas Palestina meningkat di Barat, rezim Zionis semakin melakukan lobi dalam upaya untuk membungkam siapa pun yang mengatakan kebenaran kepada kekuasaan.

Inggris, ARRAHMAHNEWS.COM – Seorang analis politik mengatakan bahwa dukungan untuk Israel di Barat, khususnya di AS dan Inggris, terus menurun. Jurnalis dan aktivis pro-Palestina, Asa Winstanley, mencatat bahwa Tel Aviv melakukan segala upaya untuk menekan negara-negara Barat agar menjalankan kebijakannya.

“Dukungan untuk Israel di Amerika Serikat menurun setiap tahun,” katanya dalam wawancara dengan Press TV. “Israel menyebarkan berbagai tekanan pada pemerintah di Amerika Serikat dan Inggris untuk  memastikan hegemoni ideologis semacam ini terus berlanjut. Dan itu sangat rentan di negara-negara Eropa dan Inggris karena dukungan publik untuk Palestina telah meningkat.”

Komentar Winstanley ini menanggapi pernyataan seorang profesor sosiologi politik di Universitas Bristol, David Miller, yang mengecam rezim Zionis karena “menyerang ruang publik [Inggris].”

BACA JUGA:

“Pembicaraan yang berarti tentang rasisme anti-kulit hitam dan Islamofobia telah ditenggelamkan oleh kampanye lobi bersama yang menargetkan universitas, partai politik, regulator kesetaraan, dan lembaga publik di seluruh negeri,” tulis Miller.

Jurnalis pro-Palestina Asa Winstanley

Miller menegaskan bahwa ia berada di bawah tekanan oleh lobi Israel. Mereka bertujuan untuk memecatnya dari universitas, tempatnya mengajar sosiologi politik. Materi ajarannya berfokus pada “kekuasaan perusahaan dan negara, taktik melobi dan Islamofobia.”

Setidaknya 200 akademisi dari Inggris dan Amerika Serikat menandatangani petisi yang membela dosen universitas Inggris itu setelah menyebut beberapa mahasiswa pro-Israel di kampusnya sebagai “pion-pion” dari “rezim asing yang kejam, rasis, dan terlibat dalam pembersihan etnis.”

BACA JUGA:

Seiring popularitas Palestina meningkat di Barat, rezim Zionis semakin melakukan lobi dalam upaya untuk membungkam siapa pun yang mengatakan kebenaran kepada kekuasaan.

“Jadi, untuk menghentikan kebusukan, seperti yang mereka lihat, mereka mengerahkan berbagai kelompok lobi di Inggris dan Eropa serta Amerika untuk menekan lembaga publik agar melaksanakan kebijakan yang mendukung Israel,” kata Winstanley. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: