NewsTicker

Viral Penembakan Gus Idris oleh OTK, Ini Kronologinya!

Viral video penembakan Gus Idris usai kegiatan di Markas Nyi Ronggeng, Malang. Gus Idris pun dilaporkan hilang atau diculik ketika dievakuasi ke rumah sakit.

Malang, ARRAHMAHNEWS.COM – Gus Idris dari Pondok Pesantren (Ponpes) Thoriqul Jannah Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang diduga ditembak oleh orang tidak dikenal.

Video dugaan penembakan Gus Idris pertama kali diupload oleh kanal youtube Gus Idris Official (GIO), pada Senin malam.

Video berdurasi 4 menit 14 detik itu memperlihatkan Gus Idris yang sedang berjalan menuju mobilnya bersama beberapa santrinya. Keterangan yang diperoleh dari beberapa santrinya menjelaskan bahwa Gus baru saja usai ceramah di ponpes miliknya. Ketika mendekati mobilnya, terdengar suara tembakan kemudian Gus Idris pun terkapar.

Baca:

Sebelum terdengar suara tembakan, tampak ditangkapan layar sebuah mobil Isuzu Panther lewat yang diduga sebagai pelaku penambakan. Disaat yang bersamaan pada detik 56 tepatnya, terdengar suara letupan seperti suara tembakan. Tampak dada kanan Gus Idris pun mengeluarkan darah.

Santri yang menemaninya ketika itu, segera membawa Gus Idris untuk dievakuasi ke rumah sakit. Konon Gus Idris bersama rombongan baru saja usai kegiatan di Markas Nyi Ronggeng. Namun tak disebutkan di mana sebenarnya lokasi markas Nyi Ronggeng.

Namun sampai berita ini diturunkan belum diketahui keberadaan Gus Idris. Keterangan dari pihak santri menyebutkan bahwa mobil yang ditumpangi santri mengikuti mobil Gus Idris, di tengah perjalanan rombongan terpisah. Kedua mobil ini pun terpisah, santri mencoba menghubungi supir hingga orang yang turut di mobil Gus Idris, namun tidak ada respon.

“Sempat macet juga, sudah berapa jam perjalanan sempat kehilangan jejak telepon, Bang Naf nggak diangkat. Di situ yang di mobilnya Bang Naf hilang. Telepon Bang Naf nggak aktif, berusaha nyari di rumah sakit – rumah sakit juga belum bisa mengetahui keberadaan Gus Idris,” tandasnya. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: