NewsTicker

Rouhani ke Macron: Tak Ada Negoisasi Ulang JCPOA

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM – Presiden Iran Hassan Rouhani telah meminta pihak-pihak dalam kesepakatan nuklir 2015 untuk tidak melewatkan kesempatan yang tersisa guna menghidupkan kembali perjanjian penting tersebut. Ia memperingatkan bahwa setiap langkah “tidak konstruktif” pada pertemuan dewan pengawas nuklir PBB yang akan datang akan memperumit kebuntuan seputar kesepakatan tersebut.

“Setiap langkah atau sikap yang tidak konstruktif di Dewan Gubernur [Badan Energi Atom Internasional] dapat menyebabkan tantangan baru dan memperumit situasi yang ada,” kata Rouhani dalam panggilan telepon dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada hari Selasa (02/03) sebagaimana dikutip Press TV.

35 negara Dewan Gubernur IAEA mengadakan pertemuan triwulanan minggu ini dengan latar belakang upaya untuk melestarikan perjanjian nuklir multilateral (JCPOA).

BACA JUGA:

Tiga pihak Eropa untuk JCPOA (Inggris, Prancis dan Jerman) dilaporkan telah mengedarkan rancangan resolusi yang didukung AS untuk pertemuan mendatang, menyuarakan “keprihatinan serius” pada pengurangan komitmen Iran dan mendesak Iran untuk membalikkan langkah-langkah yang telah diambil dari kesepakatan itu sebagai tanggapan atas penarikan AS dan pengenaan kembali sanksi yang telah dicabut oleh kesepakatan tersebut.

Iran memperingatkan adopsi resolusi anti-Iran tersebut, dengan Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif mengatakan bahwa Republik Islam memiliki beberapa opsi untuk diambil jika itu terjadi. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: