NewsTicker

Yaman Ancam Serang Aramco jika Saudi Bombardir Ladang Minyak Safer

Peringatan itu muncul setelah beberapa suku yang berbasis di Ma'rib berspekulasi bahwa unsur-unsur yang dekat dengan koalisi penyerang mungkin telah membombardir daerah kaya minyak itu.

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM – Yaman memperingatkan akan menyerang fasilitas raksasa minyak Arab Saudi jika koalisi pimpinan Riyadh yang melancarkan perang melawan negara itu menyerang ladang minyak di provinsi barat yang sedang dibebaskan oleh pasukan Yaman.

Surat kabar berbahasa Arab Lebanon, al-Akhbar, melaporkan pada hari Selasa (02/03) bahwa Pemerintah Keselamatan Nasional Yaman menyampaikan pesan tersebut ke kerajaan Saudi melalui saluran diplomatik dimana saat ini Tentara Yaman dan Komite Populer mendekati ladang minyak “Safer” di Provinsi Ma’rib.

Perusahaan minyak Aramco Arab Saudi berfungsi sebagai tulang punggung ekonomi kerajaan.

Pemerintah Yaman memberi tahu Riyadh dari kedudukannya di ibu kota Sana’a bahwa area yang menampilkan ladang minyak adalah “garis merah” -nya.

BACA JUGA:

Peringatan itu muncul setelah beberapa suku yang berbasis di Ma’rib berspekulasi bahwa unsur-unsur yang dekat dengan koalisi penyerang mungkin telah membombardir daerah kaya minyak itu.

Para pejabat yang berbasis di Sana’a juga memperingatkan bahwa pembalasan untuk setiap serangan di ladang minyak itu akan jauh lebih besar daripada operasi “Fifth Deterrence Balance”

jubir militer Yaman Yahya Sare’e

Sebagai bagian dari operasi yang dimulai pada Hari Sabtu dan berlangsung hingga Minggu dini hari, pasukan pertahanan Yaman meluncurkan rudal balistik dan sebanyak sembilan drone ke ibu kota Saudi. Secara bersamaan, mereka menerbangkan enam drone lagi melawan dua target di barat daya kerajaan.

Sebelumnya, juru bicara Angkatan Bersenjata Brigadir Jenderal Yahya Saree mengatakan bahwa Yaman akan memasuki fase baru serangan pencegahan yang akan membuat negara itu membalas setiap tindakan agresi secara proporsional.

BACA JUGA:

Pejabat itu melaporkan serangan balasan terbaru Yaman pada hari Selasa, mengatakan pasukan telah melakukan serangan baru terhadap Bandara Internasional Abha di barat daya Arab Saudi. Serangan tersebut menggunakan drone Qasef K2 yang secara akurat mencapai target yang telah ditentukan sebelumnya.

Pasukan Yaman tidak pernah menghentikan aktivitas defensif mereka sepanjang perang yang diluncurkan kerajaan dan sekutunya pada 2015 untuk mengembalikan kekuasaan ke bekas pemerintahan pro-Riyadh di Yaman.

Puluhan ribu warga Yaman telah tewas dan seluruh Yaman berubah menjadi tempat yang digambarkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai tempat krisis kemanusiaan terburuk di dunia akibat agresi brutal Saudi sejak Maret 2015 itu. Untuk membantu Arab Saudi, Amerika Serikat mencurahkan senjata dan amunisi canggih serta presisi ke kerajaan. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: