NewsTicker

Takut Pembalasan, AS dan Israel Tak Berani Serang Hizbullah

Amerika Serikat dan Israel tidak berani menyerang gerakan perlawanan Lebanon, karena mereka sadar bahwa perlawanan akan menanggapi setiap agresi.

Lebanon, ARRAHMAHNEWS.COM – Wasekjen Hizbullah Sheikh Naim Qassem menyatakan Amerika Serikat dan Israel tidak berani menyerang gerakan perlawanan Lebanon, karena mereka sadar bahwa perlawanan akan menanggapi setiap agresi.

Berbicara pada hari Rabu, Sheikh Qassem menekankan bahwa Hizbullah akan tetap dalam posisi bertahan dan tidak ingin memulai perang.

“Israel harus memahami bahwa medan pertempuran tidak terbuka,” katanya, seraya menambahkan bahwa pertempuran apa pun di masa depan akan dibawa ke kedalaman wilayah yang diduduki Israel.

Baca:

“Jika Israel menarik kami ke sebuah konfrontasi, kami siap kapan saja untuk memberinya pelajaran yang tidak akan pernah dilupakan,” kata pejabat Hizbullah itu.

Saat ini, serangan Amerika atau Israel terhadap Hizbullah tidak mungkin terjadi, kata Sheikh Qassem, seraya menambahkan, “Mereka tahu bahwa Hizbullah akan menanggapi setiap tindakan agresi.”

Pejabat Hizbullah juga mengatakan bahwa salah satu masalah yang dihadapi Lebanon adalah tekanan yang dilakukan oleh AS terhadap Lebanon melalui penerapan berbagai sanksi dan persyaratan.

Tidak ada hubungan antara Hizbullah dan Washington, tidak peduli apakah Donald Trump atau Joe Biden yang berkuasa di Amerika Serikat, tambahnya. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: