NewsTicker

12 Anak Tewas dan Terluka dalam Pemboman Tentara Bayaran Saudi di Taiz

Tentara bayaran agresi Saudi meningkatkan pemboman berkelanjutan mereka ke lingkungan pemukiman, menyebabkan korban sipil dan luka-luka

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM Dua anak tewas dan 10 anak lainnya mengalami luka-luka pada Kamis malam, akibat pemboman agresi tentara bayaran yang menargetkan lingkungan perumahan di daerah Al-Jumla di distrik Salh, Provinsi Taiz.

Sumber lokal di Taiz mengkonfirmasi bahwa tentara bayaran dari agresi Saudi membom perumahan di lingkungan Al-Jumla di distrik Salh dengan peluru mortir. Pemboman menyebabkan kematian dua anak dan melukai 10 anak lainnya. Anak-anak ini tengah bermain di depan Perusahaan Natco di lingkungan Al-Jumla.

Mereka yang terluka kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk menerima perawatan di tengah minimnya kemampuan rumah sakit untuk beroperasi karena agresi dan pengepungan.

BACA JUGA:

Sumber yang dikutip Al-Masirah TV tersebut menambahkan bahwa peluru agresi tentara bayaran Saudi juga menyebabkan kerusakan pada rumah-rumah dan properti warga.

Sumber tersebut mengutuk kejahatan keji terhadap masa kanak-kanak, yang dilakukan oleh tentara bayaran di lingkungan padat penduduk. Ini menambahkan rangkaian kejahatan tentara bayaran yang dilakukan terhadap warga sipil tak berdosa di provinsi Taiz.

Sumber meminta pertanggungjawaban komunitas internasional dan kemanusiaan sepenuhnya atas kebungkaman mereka dihadapan kejahatan terus-menerus yang dilakukan oleh koalisi agresi dan tentara bayarannya terhadap anak-anak Taiz.

BACA JUGA:

Sumber  menyoroti bahwa tentara bayaran agresi Saudi meningkatkan pemboman berkelanjutan mereka ke lingkungan pemukiman, menyebabkan korban sipil dan luka-luka. Pemboman juga menimbulkan kepanikan besar di antara warga.

Perlu dicatat bahwa kejahatan semalam terjadi setelah tentara bayaran dari agresi melancarkan pemboman dengan peluru mortir di daerah Al-Jumla di direktorat yang sama Sabtu lalu. Serangan itu  menyebabkan kematian tiga warga sipil tak berdosa.

Arab Saudi melancarkan agresi mematikan terhadap Yaman sejak Maret 2015. Ini demi membawa sekutunya, mantan Presiden Yaman yang melarikan diri ke Riyadh kembali berkuasa. Perang yang dipaksakan telah membunuh dan melukai ratusan ribu warga sipil Yaman. Merubah Yaman menjadi tempat bagi krisis kemanusiaan terburuk di dunia menurut PBB. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: