NewsTicker

Iran Tolak Tuduhan Israel soal Insiden Kapal di Laut Oman

Insiden itu memiliki semua karakteristik operasi bendera palsu yang rumit yang dilakukan oleh para aktor untuk mengejar kebijakan jahat mereka.

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM – Iran menolak tuduhan tak berdasar rezim Israel atas insiden kapal di Laut Oman. Teheran memperingatkan konsekuensi dari setiap langkah yang salah perhitungan oleh Tel Aviv.

Duta Besar Iran untuk PBB Majid Takht-Ravanchi, membuat peringatan ini dalam sebuah surat kepada Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, pada hari Jumat (05/03).

“Insiden itu memiliki semua karakteristik operasi bendera palsu yang rumit yang dilakukan oleh para aktor untuk mengejar kebijakan jahat mereka dan untuk mencapai tujuan tidak sah mereka,” tulis Takht Ravanchi dalam suratnya kepada PBB, sebagaimana dikutip Mehr Newas Agency.

BACA JUGA:

Surat itu disampaikan seminggu setelah sebuah kapal kargo milik Israel mengklaim telah diserang saat berada di Laut Oman. Israel mengklaim bahwa kapal itu mengalami lubang di kedua sisi lambungnya. MV Helios Ray raksasa, kapal kargo berbendera Bahama itu kemudian dibawa ke pelabuhan Rashid Dubai pada hari Minggu untuk perbaikan setelah dugaan ledakan. Kapal meninggalkan pelabuhan pada hari Rabu, berlayar di sepanjang pantai Omani menuju Laut Arab.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu buru-buru menuduh Iran menyerang kapalnya. Iran dengan tegas menolak tuduhan tersebut.

Takht-Ravanchi juga meminta komunitas internasional untuk tidak melupakan “kejahatan, kebrutalan dan ancaman” yang dilakukan oleh rezim Tel Aviv, terutama “pendudukannya di Palestina dan bagian-bagian dari negara lain.”

Ia juga memperingatkan komunitas global tentang “petualangan militer” di kawasan yang bergejolak seperti Timur Tengah. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: