NewsTicker

Pertemuan Paus Fransiskus dan Ayatollah Sistani, Ini Pesannya!

Paus berbicara tentang ketidakadilan, penindasan, kemiskinan, penganiayaan agama, penindasan kebebasan dasar, dan tidak adanya keadilan sosial

Pertemuan Paus Fransiskus dan Ayatollah Sistani, Ini Pesannya! Pertemuan Ayatollah Sistani dan Paus Fransiskus

Irak, ARRAHMAHNEWS.COM Kantor berita Al-Maalomah menerbitkan salinan pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor otoritas keagamaan Irak, Ayatollah Ali al-Sistani, menyusul pertemuan bersejarah antara Sistani dan Paus.

Pertemuan berlangsung tertutup, tidak ada pers dan politikus atau pejabat pemerintah yang diizinkan di dalam pertemuan tersebut.

BACA JUGA:

Berikut adalah teks dari pernyataan tersebut:

Pagi ini, Yang Mulia Sayyid Ali Sistani bertemu dengan Paus Agung (Paus Fransiskus) Gereja Katolik dan Kepala Vatikan.

Pertemuan Paus Fransiskus dan Ayatollah Sistani, Ini Pesannya!

Pertemuan Ayatollah Sistani dan Paus Fransiskus

 

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan berkisar tentang tantangan besar yang dihadapi umat manusia di era ini dan peran iman kepada Tuhan Yang Maha Esa dan pesan-pesan-Nya, serta komitmen terhadap nilai-nilai moral yang tinggi dalam mengatasinya.

BACA JUGA: 

Yang Mulia berbicara tentang ketidakadilan, penindasan, kemiskinan, penganiayaan agama dan intelektual, penindasan kebebasan dasar, dan tidak adanya keadilan sosial yang diderita banyak orang di berbagai negara. Terutama perang, tindak kekerasan, sanksi ekonomi, dan pengungsian yang banyak diderita oleh banyak orang di wilayah kami, terutama orang-orang Palestina di wilayah-wilayah pendudukan.

Ayatollah Ali Sistani mengisyaratkan peran yang harus dimainkan oleh para pemimpin agama dan spiritual dalam mengekang tragedi ini, dan apa yang diharapkan dalam mendesak pihak-pihak terkait -terutama di negara-negara maju- untuk memberikan prioritas pada akal dan kebijaksanaan serta menolak bahasa perang, bukan peduli terhadap kepentingan diri sendiri dengan mengorbankan hak masyarakat untuk hidup dalam kebebasan dan martabat.

Yang Mulia juga menekankan pentingnya upaya bersama untuk mengkonsolidasikan nilai-nilai harmoni, hidup berdampingan secara damai dan solidaritas kemanusiaan di semua lapisan masyarakat, berdasarkan kepedulian terhadap hak dan saling menghormati di antara pemeluk agama yang berbeda dan kecenderungan intelektual.

Ayatollah juga memuji sejarah Irak dan kegemilangnya dari berbagai afiliasi, serta mengungkapkan harapannya akan melampaui cobaan dalam waktu yang tidak lama lagi. Ia juga menegaskan kepeduliannya terhadap warga Kristen untuk hidup seperti semua warga Irak dengan damai dan aman serta dengan hak konstitusional penuh, mengacu pada peran yang dimainkan otoritas agama dalam melindungi mereka dan semua orang yang telah dirugikan dan disakiti dalam insiden beberapa tahun terakhir. Terutama selama periode teroris menguasai wilayah yang luas di beberapa provinsi Irak, dan tindakan kriminal.

Ayatollah Ali Sistani berharap kebaikan dan kebahagiaan untuk Uskup Agung serta para pengikut Gereja Katolik dan bagi seluruh Umat Manusia. Ia  juga menyampaikan terima kasih kepada Paus Vatikan yang telah menanggung beban perjalanan menuju kota Najaf untuk melakukan kunjungan ini. (ARN)

Sumber: Al-Maalomah

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: