NewsTicker

Jika Tak Ada PMU, Irak Akan Menjadi Koloni di Tangan ISIS

Jika bukan karena keberadaan dan pengorbanan ribuan martir pasukan populer, Irak akan menjadi koloni di tangan ISIS

Baghdad, ARRAHMAHNEWS.COM – Ketua Majlis Nasional Turkmenistan, Mukhtar al-Mousawi pada hari Sabtu, menyatakan penyesalannya atas kebisuaan Kementerian Luar Negeri Irak atas agresi Amerika yang menargetkan Unit Mobilisasi Populer (Hashd Al-Sha’abi). Ini menunjukkan bahwa Amerika bebas berbuat apa saja bahkan brutal sekali pun.

Al-Mousawi dalam sebuha pernyataan kepada Al-Maalomah, mengatakan bahwa “jika bukan karena keberadaan dan pengorbanan ribuan martir pasukan populer, Irak akan menjadi koloni di tangan ISIS.

Baca: 

Ia juga menambahkan bahwa kami terkejut dengan kebisuaan Kementerian Luar Negeri dan Perdana Menteri Irak terkait pelanggaran kedaulatan dan kegagalan untuk mengambil tindakan yang diperlukan terhadap Amerika.

Ketua Majlis Nasional Turkmenistan juga menekankan bahwa partisipasi Hashd Al-Sha’abi dalam menjaga perbatasan Irak, sangat berkontribusi dalam menggagalkan plot jahat AS.

Sementara itu, mantan anggota parlemen Lebanon, Nasser Qandil pada hari Sabtu, memperingatkan agresi Amerika untuk mengembalikan ISIS ke Irak dan Suriah melalui Albukamal. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: