Campur Tangan soal Politik, India Panggil Dubes Inggris

India, ARRAHMAHNEWS.COM – Pemerintah India telah memanggil Alexander Ellis, Komisaris Tinggi Inggris untuk New Delhi, atas debat “tidak beralasan dan tendensius” tentang reformasi pertanian India di parlemen Inggris.

Menyampaikan penentangan kuat India terhadap debat parlemen Inggris pada hari Senin (08/03), Menteri Luar Negeri India, Harsh Vardhan Shringla, mengatakan kepada Ellis, bahwa diskusi seperti itu di House of Commons “adalah bentuk campur tangan besar dalam politik negara demokratis lain”.

Shringla sebagaimana dikutip Hindustan Times menekankan bahwa “Anggota parlemen Inggris harus menahan diri dari mempraktikkan politik vote-bank dengan salah mengartikan peristiwa”, terutama ketika itu adalah urusan negara demokratis seperti India.

Alexander Ellis

BACA JUGA:

Sementara itu, Komisi Tinggi India di London mengatakan “sangat menyesal” bahwa parlemen Inggris mengajukan “pernyataan palsu tanpa pembuktian atau fakta apa pun, yang menyinggung demokrasi yang berfungsi terbesar di dunia dan lembaga-lembaganya”.

Masalahnya berpusat pada ratifikasi akhir tahun lalu dari tiga undang-undang pertanian baru oleh India, yang pada gilirannya memicu protes selama berbulan-bulan oleh para petani.

Pada sesi hari Senin, baik anggota parlemen dari Partai Buruh dan Konservatif “mengutuk” pemerintah India atas tuduhan penganiayaan terhadap para petani yang melakukan protes. Selain itu, anggota parlemen Inggris memprotes dugaan tindakan keras terhadap pers, penutupan internet dan dugaan penindasan terhadap aktivis. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: