Fokus

Ekslusif! PMU dan PM Irak Sepakat Stop Serang Militer AS, Ini Syaratnya?

Ekslusif! PMU dan PM Irak Sepakat Stop Serang Militer AS, Ini Syaratnya?

Irak, ARRAHMAHNEWS.COM Laporan Ekslusif MEE pada hari Kamis (11/03) menyebut bahwa Unit Mobilisasi Populer atau yang lebih dikenal dengan Hashd Al-Shaabi, telah setuju untuk menghentikan serangan terhadap pasukan Amerika Serikat di Irak dengan syarat Perdana Menteri Mustafa al-Kadhimi secara resmi menuntut penarikan pasukan AS dari Irak.

“Kadhimi harus memberi tahu Washington bahwa penarikan itu harus diselesaikan dalam waktu 12 bulan”, bunyi laporan MEE yang mengutip pejabat dan komandan faksi Hashd Al-Shaabi. Sumber itu mengatakan kemungkinan Kadhimi akan mematuhi dan membuat permintaan resmi.

BACA JUGA:

Pada tanggal 1 Maret, faksi-faksi bersenjata mengumumkan berakhirnya gencatan senjata tidak resmi dengan pasukan Amerika Serikat di Irak yang sebagian besar telah dilakukan sejak Oktober, meskipun ada beberapa pelanggaran.

Ekslusif! PMU dan PM Irak Sepakat Stop Serang Militer AS, Ini Syaratnya?

Seorang anggota pasukan AS berjalan melewati drone di pangkalan udara Ain al-Assad di provinsi Anbar Irak barat (AFP)

Sebelumnya, serangan terhadap pasukan AS dan sekutu barat mereka telah menjadi rutinitas, menyusul penolakan AS untuk menarik militer mereka dari negara itu.

“Perjanjian de-eskalasi terbaru ini dibuat oleh sekelompok komandan faksi yang dikenal sebagai Komite Koordinasi Fraksi Perlawanan, dan pemerintah Irak”, kata sumber MEE.

BACA JUGA:

“Perjanjian ini menetapkan bahwa semua serangan harus dihentikan dan sebagai imbalannya Kadhimi akan mengirim surat ke Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meminta misi koalisi pimpinan AS di Irak diakhiri”, ungkap dua pihak yang menyimpulkan perjanjian tersebut kepada MEE.

Pejabat Irak mengatakan Partai-partai Iran dan Lebanon, serta sebuah organisasi internasional yang beroperasi di Irak, membantu menyatukan kedua belah pihak, “yang satu bertindak sebagai penjamin dan yang lainnya sebagai negosiator”. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Arrahmahnews Media Terpercaya

Statistik Blog

  • 56.050.181 hit

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 7.549 pelanggan lain

Copyright © 2021 Arrahmahnews All Rights Reserved

To Top
%d blogger menyukai ini: