7 Pasien Tewas Kekurangan Oksigen, Menkes Yordania Mengundurkan Diri

Yordania, ARRAHMAHNEWS.COM – Menteri Kesehatan Yordania, Nathir Obeidat, mengundurkan diri di tengah kemarahan warga yang meningkat setelah beberapa pasien COVID-19 meninggal di rumah sakit dikarenakan kehabisan pasokan oksigen.

Media pemerintah pada Hari Sabtu (13/03) melaporkan sedikitnya tujuh kematian di rumah sakit pemerintah di kota al-Salt, sekitar 20 kilometer (13 mil) utara ibu kota, Amman.

Perdana Menteri Yordania Bisher al-Khasawneh memerintahkan penyelidikan, sementara Raja Abdullah II tiba di rumah sakit untuk membantu menenangkan keluarga yang marah yang berkumpul di luar.

Menurut TV al-Mamlaka, Raja mencela insiden tersebut, dan memerintahkan direktur rumah sakit dipecat.

BACA JUGA:

Seorang juru bicara pemerintah mengatakan, Perdana Menteri Yordania Bisher al Khasawneh meminta Obeidat untuk mengundurkan diri atas insiden itu.

Obeidat sendiri bahkan menyebut insiden ini merupakan tanggung jawab moralnya. Ia mengatakan penyelidikan awal menunjukkan pasien meninggal karena gangguan suplai oksigen ke bangsal mereka selama satu jam. Kini, jaksa tengah menangani kasus tersebut.

Yordania menghadapi lonjakan kasus infeksi Covid-19 beberapa waktu belakangan. Terutama karena varian baru virus corona dari Inggris yang bisa menular dengan cepat. Pekan lalu, pemerintah mengumumkan langkah-langkah yang lebih ketat untuk mengekang penyebaran Covid-19. Selain itu, Yordania juga menerapkan kembali lockdown penuh pada Jumat lalu.

About Arrahmahnews 31262 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.