NewsTicker

INTERPOL Cabut Surat Perintah Penangkapan Ahlam Tamimi, Wanita Pertama Anggota Brigade Al-Qassam

Hampir 9 tahun sejak dibebaskan dalam pertukaran tahanan antara Hamas dan Israel, wanita pertama anggota Brigade Al-Qassam ini masih menarik banyak perhatian

Yordania, ARRAHMAHNEWS.COM – Sebuah surat kabar Yordania mengkonfirmasi bahwa Organisasi Polisi Kriminal Internasional (INTERPOL) telah mencabut surat perintah penangkapan terhadap tahanan Palestina yang dibebaskan, Ahlam Al-Tamimi.

Surat kabar Al-Ghad menyatakan bahwa keputusan INTERPOL sebelumnya diambil setelah Departemen Kehakiman AS memasukkan Al-Tamimi dalam daftar terorismenya dengan tuduhan berpartisipasi dalam pemboman sebuah restoran Israel pada tahun 2001, di mana dua warga AS tewas.

Surat kabar yang dikutip MEMO pada Sabtu (13/03) tersebut menerbitkan dokumen yang katanya dikeluarkan oleh INTERPOL. Dimana organisasi tersebut mengumumkan bahwa Al-Tamimi, yang lahir pada tanggal 20 Oktober 1980, tidak lagi tunduk pada pemberitahuan INTERPOL sejak tanggal penerbitan dokumen tersebut.

BACA JUGA:

Hampir sembilan tahun sudah ia dibebaskan di bawah kesepakatan pertukaran tahanan antara Hamas dan Israel. Al-Tamimi, wanita pertama yang bergabung dengan Brigade Ezz Ad-Din Al-Qassam, masih menarik banyak perhatian. Ini dikarenakan anggota parlemen AS telah menuntut Yordania untuk menyerahkannya ke Washington selama bertahun-tahun.

Al-Tamimi menghabiskan sepuluh tahun di penjara Israel. Ia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup sebanyak 16 kali atas tuduhan berpartisipasi dalam serangan bunuh diri. Seperti tahanan lainnya, ia mengalami penyiksaan dan kurungan isolasi serta mengalami kondisi yang keras di pusat penahanan pendudukan.

Pada 18 Oktober 2011, Israel membebaskan Al-Tamimi sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran tahanan Wafa Al-Ahrar antara Israel dan Hamas. Ia kemudian dikembalikan ke Yordania. Dalam kesepakatan itu Israel membebaskan 1.047 tahanan dengan imbalan tentara Israel Gilad Shalit.

Tunangan Al-Tamimi (yang kemudian dinikahinya), Nizar Barghouti, yang ditahan pada tahun 1993 dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh Israel termasuk dalam Kesepakatan pertukaran yang sama. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: