Takut Rudal Yaman, Netanyahu Pilih Batal ke UEA daripada Lewat Langit Saudi

Israel, ARRAHMAHNEWS.COM – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Hari Sabtu (13/03) mengisyaratkan bahwa “rudal” Yaman yang sewaktu-waktu bisa menyerang Arab Saudi membuatnya tidak memilih melintasi wilayah udara kerajaan untuk menuju UEA, setelah Yordania melarang pesawat Israel melintasi wilayah udara mereka.

Selama wawancara dengan Channel 13, Netanyahu berbicara tentang serangan rudal di langit Arab Saudi minggu lalu. PM israel itu mengacu pada serangan terhadap fasilitas minyak Saudi yang dilancarkan oleh tentara Yaman dan Komite Populer.

Dalam wawancara yang dikutip RT Arabic itu, Perdana menteri juga merujuk pada ketegangan dalam hubungan dengan Yordania. “Saya akan mengatakan secara diplomatis: Yordania membutuhkan hubungan baik dengan Israel, tidak kurang dari yang kita butuhkan,” katanya.

BACA JUGA:

Meskipun rute penerbangan langsung antara Israel dan Abu Dhabi melalui wilayah udara Saudi sudah dibuka, menurut situs web Ynet, Netanyahu dijadwalkan untuk melakukan perjalanan dengan helikopter dari Bandara Ben Gurion ke Amman dan dari sana menggunakan pesawat mewah pribadi ke Abu Dhabi.

Des 2, 2021

Penerbangan dibatalkan setelah Yordania mencegah Netanyahu memasuki wilayah udaranya pada hari Kamis. Ini dikarenakan Tel Aviv mencegah Putra Mahkota Yordania Hussein bin Abdullah memasuki Masjid Al-Aqsa pada Rabu malam.

Pada hari Jumat, Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi mengonfirmasi bahwa negaranya telah mencegah pesawat Netanyahu terbang dalam perjalanan ke UEA. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: