NewsTicker

AS Kirim 45 Truk Pasokan Militer dan Tanker Minyak ke Suriah

Konvoi 45 truk yang membawa kendaraan militer, peralatan, dan pasokan yang diiringi tanker bahan bakar telah dikirim ke timur laut Suriah oleh koalisi militer pimpinan Amerika

AS Kirim 45 Truk Pasokan Militer dan Tanker Minyak ke Suriah Truk Militer Amerika di Suriah

Suriah, ARRAHMAHNEWS.COM Pemerintahan Biden melanjutkan kebijakan pendahulunya dengan mengirim konvoi yang diisi dengan peralatan dan pasokan militer ke Suriah. Mereka juga menyelundupkan minyak ke luar. Namun, pejabat Pentagon sekarang menyangkal bahwa personel atau kontraktor militer AS terlibat dalam kegiatan penyelundupan minyak Suriah.

Konvoi 45 truk yang membawa kendaraan militer, peralatan, dan pasokan yang diiringi tanker bahan bakar telah dikirim ke timur laut Suriah oleh koalisi militer pimpinan Amerika. Kantor Berita Arab Suriah melaporkan perkembangan ini mengutip sumber-sumber lokal di desa al-Khazna.

BACA JUGA:

Konvoi tersebut dikatakan telah memasuki Suriah melalui titik penyeberangan perbatasan al-Walid dengan Irak, yang tidak dikontrol oleh pemerintah Suriah dan oleh karena itu dianggap ilegal. Konvoi kemudian melintasi jalan raya M4 dalam perjalanan ke tujuan di Deir Ezzor dan Hasakah.

SANA mengatakan koalisi AS terus memperkuat kehadiran ilegalnya di timur laut Suriah, membangun banyak pangkalan untuk melindungi dan melatih pasukan sekutu “dan organisasi teroris yang beroperasi di bawah komando mereka,” dan untuk menjaga ladang minyak yang mengekstraksi sumber daya dan mengirimkannya ke luar negeri.

BACA JUGA:

Pentagon mencari pembenaran pengerahan pasukan Amerika Serikat di Suriah dengan mengatakan bahwa mereka ada di sana untuk memastikan “Kekalahan abadi” teroris Daesh (ISIS). “Kekhalifahan” Daesh secara resmi dikalahkan oleh pasukan Suriah dan Irak pada tahun 2017. Namun Washington terus menggunakan alasan ancaman kemunculan kembali kelompok itu sebagai pembenaran atas kehadirannya yang berkelanjutan di kedua negara.

Damaskus mengatakan pendudukan Amerika Serikat adalah ilegal dan menuduh Amerika berusaha menjarah minyaknya. Selama masa kepresidenannya, Presiden Donald Trump secara terbuka dan berulang kali mengakui bahwa “Satu-satunya pasukan” yang ia miliki di Suriah ada disana untuk “Mengambil minyak”.  (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: