NewsTicker

Arab Saudi Resmi Wajibkan Vaksin Bagi Jamaah Haji

Arab Saudi menetapkan kontrol ketat untuk musim haji tahun ini, dimana jamaah haji dalam dan luar negeri disyaratkan vaksin anti covid-19.

Arab Saudi, ARRAHMAHNEWS.COM – Arab Saudi menetapkan kontrol ketat untuk musim haji tahun ini, dimana jamaah haji dalam negeri juga disyaratkan mendapatkan dosis vaksin yang disetujui di Kerajaan untuk melawan Corona sebelum masuk Dzulhijjah.

Kantor berita Al-Masirah yang mengutip dari surat kabar pemerintah Saudi, pada hari Jumat, melaporkan bahwa pengendalian termasuk mewajibkan jamaah yang datang dari luar Kerajaan untuk vaksin anti virus corona yang disetujui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), minimal dosis kedua vaksin tersebut sekitar seminggu sebelum masuk kerajaan.

Baca: 

Kontrol juga termasuk para tenaga musiman yang membantu para jamaah haji, untuk menerima dua dosis vaksin yang disetujui. Setidaknya seminggu sebelum dimulainya ritual, dan wajib memakai masker untuk semua jamaah dan pekerja di sepanjang waktu.

Sumber tersebut menambahkan bahwa peraturan untuk haji tahun ini termasuk menunjukkan hasil tes laboratorium bersertifikat negatif untuk virus Corona, 72 jam sebelum tiba di Kerajaan, dan karantina selama 72 jam setelah tiba di Kerajaan.

Selama periode ini, dilakukan pemeriksaan ulang laboratorium yang disetujui setelah 48 jam oleh pihak kontraktor dengan penyedia layanan lapangan bagi jamaah. Selain itu, juga ada pembatasan kelompok usia bagi jamaah haji antara 18 – 60 tahun.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi juga tetap memberlakukan prokes dengan menekankan pentingnya menjaga jarak di penginapan dan akomodasi dengan jarak 1 1/2 meter antara jamaah, serta penjadwalan pergerakan arus jemaah ke dalam kelompok sehingga setiap kelompok ditentukan terlebih dahulu, dan setiap kelompok tidak lebih dari 100 jamaah, serta menentukan jangka waktu tinggal di wilayah haji untuk setiap tahapan, dan menggunakan izin resmi untuk memudahkan pengaturan. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: