NewsTicker

Pendiri Partai Demokrat Sebut Puisi SBY Playing Victim

Hengky Luntungan, salah seorang pendiri Partai Demokrat menilai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sedang playing victim lewat sebuah puisi yang ia buat

Pendiri Partai Demokrat Sebut Puisi SBY Playing Victim Hengky Luntungan Demokrat

Jakarta, ARRAHMAHNEWS.COMHengky Luntungan, salah seorang pendiri Partai Demokrat menilai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sedang playing victim lewat sebuah puisi yang ia buat. Ia juga menyatakan bahwa puisi SBY penuh dengan kebohongan.

Hengky kemudian membeberkan kebohongan pertama SBY yang mengklaim telah 20 tahun bersama Partai Demokrat, dan pengakuan SBY yang menjadi penggagas.

BACA JUGA: 

“Akhirnya isi puisi ini adalah playing victim yang penuh kebohongan. Kau ditinggalkan? Padahal kau yang meninggalkan orang-orang yang (dulu) mendukungmu,” tegas Hengky kepada wartawan pada Jumat pagi (19/3).

 

Pendiri partai Demokrat itu juga menjelaskan bahwa yang sebenarnya terjadi adalah SBY yang lupa bahwa 18 tahun yang lalu, SBY kala itu memohon untuk diterima sebagai salah satu anggota Partai Demokrat. Namun, setelah diterima sebagai anggota, Hencky memandang SBY justru berbuat licik.

BACA JUGA:

Kelicikan itu, dikatakan Hencky, tercipta dari tindakan SBY yang menyingkirkan para pendiri Partai Demokrat melalui perubahan mukadima dan AD/ART partai, ditambah penyebutan SBY dan Vence yang merupakan founding father. Hencky berujar dalam hal itu, SBY yang justru meninggalkan dan mencampakan.

Tetapi anehnya, SBY justru memposisikan dirinya sebagai orang yang teraniaya. Hengky Luntungan dengan tegas mengatakan “Bapak, saya pelaku dan saksi sejarah yang sangat tahu dan saya masih hidup. Kau keliru ciptakan playing victim saat saya masih hidup. Harus aku bika semua kebohonganmu.” (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: