NewsTicker

Sekjen Hizbullah: Ada Upaya Seret Lebanon ke Perang Sipil

Kami memiliki informasi yang meyakinkan bahwa kekuatan asing, melalui kedutaan mereka di Lebanon..berupaya untuk menyeret masyarakat Lebanon ke perang sipil

Lebanon, ARRAHMAHNEWS.COM Sekretaris jenderal gerakan perlawanan Hizbullah Lebanon memperingatkan upaya kelompok-kelompok tertentu untuk memicu perang saudara di negara Arab  yang sedang dalam krisis tersebut melalui propaganda ekonomi, ras dan agama. Ia menekankan bahwa gerakan perlawanan tidak akan mengizinkan siapa pun untuk mewujudkan rencana jahat seperti itu.

“Kami memiliki informasi yang meyakinkan bahwa kekuatan asing, melalui kedutaan mereka di Lebanon telah bekerja untuk menuntut penghasutan dan menciptakan kekacauan dalam upaya untuk menyeret masyarakat Lebanon ke perang sipil. Perang saudara adalah garis merah bagi Hizbullah,” kata Sayyed Hassan Nasrallah dalam pidato yang disiarkan televisi dari ibu kota Lebanon, Beirut pada Kamis malam (18/03) sebagaimana dikutip Al-Manar.

Pernyataan kepala Hizbullah itu muncul setelah Perdana Menteri Lebanon yang ditunjuk Saad al-Hariri mengatakan pada hari sebelumnya bahwa satu-satunya cara untuk menghentikan ekonomi negara dari kehancuran total adalah dengan membentuk kabinet yang mau kembali terlibat dengan Dana Moneter Internasional (IMF).

BACA JUGA:

“Prioritas utama pemerintah mana pun adalah untuk mencegah keruntuhan yang kita hadapi saat ini … bahwa kita melanjutkan untuk menghentikan keruntuhan dengan IMF dan mendapatkan kembali kepercayaan masyarakat internasional,” kata Hariri pada konferensi pers di istana kepresidenan di Baabda.

“Krisis di Lebanon memiliki aspek politik dan ekonomi. Bisa juga dikatakan sebagai krisis kemapanan,” kata Nasrallah menanggapi.

BACA JUGA:

“Beberapa orang mengatakan bahwa Hizbullah adalah partai, yang memiliki senjata [dan mungkin memulai perang saudara]. Retorika ini salah karena perang saudara dapat dilakukan dengan senjata ringan dan senjata semacam itu ditemukan di mana-mana di Lebanon dan berada di tangan banyak orang,” kata pemimpin Hizbullah itu.

“Retorika seperti itu tidak berdasar, karena perang saudara bisa meletus dengan senjata ringan. Mereka yang bertempur dapat menggunakan Kalashnikov dalam perang saudara, mereka tidak membutuhkan roket jarak jauh dan rudal presisi dalam pertempuran semacam itu. “

Dalam hal ini, Sayyid Nasrallah mengatakan dengan jelas: “Hizbullah tidak berniat menggunakan senjatanya untuk membentuk pemerintahan atau untuk menangani krisis ekonomi dan keuangan.” (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: