Iran: Pelanggar HAM Tak Berhak Bicara HAM

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM – Saat menolak draf resolusi tentang situasi hak asasi manusia di Iran, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa negara-negara yang melanggar hak-hak negara lain tidak bisa duduk sebagai penggugat negara lain.

Hal itu diungkap Saeed Khatibzadeh pada Rabu (24/03). Ini adalah reaksi atas persetujuan resolusi sekelompok negara terhadap Republik Islam Iran pada pertemuan ke-46 Dewan Hak Asasi Manusia PBB, menyatakan bahwa resolusi ini disetujui dengan pemungutan suara, dan merupakan hasil dari perbedaan, suara lemah dan kurangnya konsensus dan penerimaan internasional.

“Sejumlah negara Eropa telah menjadi faktor utama dalam penerapan resolusi ini dan telah memberikan suara untuk itu,” tambah Khatibzadeh sebagaimana dikutip Mehr News Agency.

BACA JUGA:

Khatibzadeh mengecam resolusi yang agenda Pelapor Khusus PBB dalam laporannya tidak menyebutkan kematian puluhan anak tak berdosa dan ratusan pasien tak berdosa akibat sulitnya akses obat dan peralatan medis serta pelanggaran jelas terhadap “hak untuk hidup”. “dan” hak untuk mengakses perawatan “dari ribuan warga Iran.

“Seperti yang telah berulang kali ditekankan, penunjukan Pelapor Khusus tentang hak asasi manusia untuk negara seperti Iran pada dasarnya ‘tidak dapat dibenarkan dan tidak konstruktif’. Iran adalah negara yang, terlepas dari tekanan terorisme ekonomi AS yang menindas, selalu memenuhi komitmennya terhadap warga negaranya dan komunitas internasional,” katanya

“Pendukung resolusi ini harusnya pertama-tama mengutuk tindakan pemerintah AS karena terorisme ekonomi dan eskalasi sanksi sepihak dan menindas, serta efek destruktifnya pada akses Iran ke kebutuhan dasar seperti peralatan medis dan barang-barang dalam perang melawan virus corona baru, COVID -19,” tambah Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Khatibzadeh menekankan. (ARN)

About Arrahmahnews 30632 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.