NewsTicker

Demo Jutaan Warga Yaman dalam 6 Tahun Ketahanan Nasional

Jutaan warga menggelar aksi massa di ibu kota Sana'a dan provinsi lain seperti Saada, Taiz, Jawf dan Raymah, Dhamar, Hodeidah, Hajjah, Amran dan Mahweet

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM – Beberapa jam setelah tentara Yaman melancarkan salah satu serangan balasan terbesarnya terhadap koalisi pimpinan Saudi, jutaan warga Yaman turun ke jalan-jalan di Sana’a untuk memperingati Hari Ketahanan Nasional.

Yaman mengatakan perang yang memasuki tahun ketujuh agresi Saudi akan berbeda. Ini karena tentara Yaman meningkatkan serangan pembalasannya terhadap fasilitas Saudi. Mendesak kerajaan untuk menghentikan perang selama bertahun-tahun dan bergerak menuju solusi politik untuk melindungi raksasa minyaknya Aramco dari serangan Yaman.

Jutaan warga ini menggelar aksi massa pada hari Jumat di ibu kota Sana’a dan beberapa provinsi lain seperti Saada, Taiz, Jawf dan Raymah, Dhamar, Hodeidah, Hajjah, Amran dan Mahweet, menandai “Hari Ketahanan Nasional” dan perjalanan menuju tahun ketujuh invasi Saudi ke Yaman.

BACA JUGA:

Kerumunan peserta demonstrasi dari semua distrik ibu kota berbondong-bondong memuhi jalan-jalan hingga ke alun-alun bandara, membawa spanduk yang mengonfirmasi kelanjutan keteguhan untuk tahun ketujuh melawan agresi AS-Saudi.

Para peserta mengibarkan bendera Republik Yaman, spanduk dan slogan serta gambar Pemimpin Revolusi, Sayyid Abdul-Malik Badreddin al-Houthi.

Para peserta meneriakkan slogan-slogan seperti “Mampus Amerika! Mampus Israel! ”, dan “ Tak Kan pernah mundur, Keteguhan Kami kita Layaknya Gunung! ” Orang-orang juga meneriakkan slogan-slogan kebebasan lainnya.

Sebuah pernyataan, yang dikeluarkan oleh dalam demo seluruh rakyat Yaman itu, memuji operasi ketahanan yang dilancarkan oleh tentara Yaman dan Komite Rakyat, memuji kemenangan lapangan di semua lini.

BACA JUGA:

Pernyataan tersebut meminta Angkatan Bersenjata untuk membalas penargetan koalisi terhadap Bandara Sana’a dan gangguan atas pelabuhan Hodeidah, menekankan bahwa negara-negara koalisi harus menghentikan agresi mereka dan menghentikan pengepungan sepenuhnya.

Pada saat yang sama, pernyataan tersebut menegaskan bahwa “rakyat Yaman mendukung perdamaian nyata yang menjamin kedaulatan, keamanan, stabilitas, dan integritas teritorial Yaman.” Pernyataan itu menambahkan bahwa “Yaman masih dalam posisi membela diri”. Tanggapan terhadap agresi koalisi “akan berlanjut sampai [invasi] berakhir.”

Pernyataan tersebut selanjutnya menegaskan keteguhan Yaman untuk mendukung perjuangan Palestina, dan penolakan mereka atas kerja sama dengan Zionisme. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: