Pelapor PBB: Ancaman Saudi Bunuh Saya itu Kurang Ajar

PBB, ARRAHMAHNEWS.COM – Pelapor Khusus PBB tentang eksekusi di luar hukum, telah mengecam ancaman pembunuhan yang dikeluarkan oleh pejabat senior Saudi Awwad al-Awwad terhadap dirinya sendiri sebagai kurang ajar.

“Ancaman Arab Saudi terhadap saya kurang ajar. Itu terjadi dalam pertemuan diplomatik tingkat tinggi dan di depan umum, dikonfirmasi oleh PBB, ”tulisnya dalam serangkaian posting yang diterbitkan di halaman Twitter-nya pada hari Jumat.

Callamard akan bergabung dengan kelompok hak asasi manusia Amnesty International sebagai sekretaris jenderal bulan ini.

Ia mencatat bahwa intimidasi dan kekerasan yang jauh lebih besar mengancam semua orang yang berada di garis depan dalam membela hak asasi manusia.

BACA JUGA:

“Taktik pengganggu seharusnya tidak menemukan tempat berlindung di mana pun. Mereka bukan anggota PBB, tapi disayangkan sering menemukan akomodasi di sana, ”tambah Callamard.

Ia mengatakan bahwa itu adalah tugas para diplomat, staf PBB, serta para ahli Hak Asasi Manusia PBB untuk melayani tanpa rasa takut. Ia menyerukan kepada komunitas internasional dan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa António Guterres untuk bersikap tegas untuk masalah semacam itu.

“Negara-negara (anggota) harus memahami bahwa berperilaku seperti preman di New York dan Jenewa lebih tidak dapat diterima di sana daripada di ibu kota negara lain, atau di kota asal mereka sendiri,” ujarnya.

“Tuntutan seperti itu sangat penting karena kita menghadapi dunia dengan ketegangan yang meningkat yang mengingatkan kita pada era Perang Dingin,” kata Callamard menambahkan.

BACA JUGA:

Pada hari Rabu, juru bicara hak asasi manusia PBB Rupert Colville mengkonfirmasi keakuratan pernyataan Callamard bahwa seorang pejabat senior Saudi telah mengancam pembunuhan atasnya.

Colville menambahkan bahwa kantor HAM PBB telah memberi tahu warga negara Prancis itu tentang ancaman Saudi tersebut. Dalam wawancara dengan surat kabar Inggris Guardian pada hari Selasa, Callamard mengatakan seorang rekan PBB memberi tahuya pada Januari 2020 bahwa seorang pejabat Saudi dalam pertemuan dengan pejabat senior PBB lainnya di Jenewa dua kali mengancam agar dia “diurus”.

Awwad, yang merupakan kepala Komisi Hak Asasi Manusia Arab Saudi dan sebelumnya menjabat sebagai asisten Putra Mahkota Mohammed bin Salman, pada hari Kamis menolak klaim bahwa ia telah mengancam Callamard.

Laporan 100 halaman Callamard, yang diterbitkan pada Juni 2019, menyimpulkan ada “bukti yang dapat dipercaya” bahwa bin Salman dan pejabat senior lainnya berada di balik pembunuhan Khashoggi, dan menyebut pembunuhan itu sebagai “kejahatan internasional.” (ARN)

About Arrahmahnews 30628 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.