NewsTicker

Assad: Hancurkan Mata Uang, Cara Baru Barat Hancurkan Suriah

Bashar Assad menyerukan semua lapisan masyarakat untuk tetap percaya pada pemerintah, bergabung dan melawan keruntuhan mata uang

Assad: Hancurkan Mata Uang, Cara Baru Barat Hancurkan Suriah Bashar Assad Pidato

Suriah, ARRAHMAHNEWS.COMPresiden Bashar Assad menggambarkan nilai tukar pound Suriah terhadap dolar Amerika Serikat sebagai “Plot asing”, dan menyerukan semua lapisan masyarakat untuk tetap percaya pada pemerintah, bergabung dan melawan keruntuhan mata uang.

Berbicara pada pertemuan kabinet di Damaskus, Bashar Assad mengatakan Suriah telah membuat pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam perang melawan terorisme ekonomi yang dilakukan oleh negara-negara Barat, khususnya Amerika Serikat, kantor berita SANA melaporkan.

BACA JUGA:

Dia juga menambahkan runtuhnya pound Suriah, disebabkan oleh serangan sistematis yang diluncurkan dari luar negeri terhadap negara yang dilanda perang.

Jatuhnya nilai tukar adalah bagian dari “perang psikologis yang dilancarkan untuk [melawan Suriah]. Sama seperti pertempuran lainnya, kita harus menginformasikan kepada publik tentang keadaan di sekitar proses tersebut, dan memberi tahu seluruh lapisan masyarakat bahwa kampanye itu sama pentingnya dengan operasi militer yang dimaksudkan untuk memulihkan stabilitas…”, tegas Assad.

Assad: Hancurkan Mata Uang, Cara Baru Barat Hancurkan Suriah

Bashar Assad Pidato

Presiden Suriah juga meminta pemerintah dan bangsa untuk mendukung produksi, meminta Kementerian Ekonomi dan Perdagangan untuk segera turun tangan dan menangani “kenaikan harga pada komoditas pangan” di negara itu.

Assad juga mencatat para pedagang tidak dapat membenarkan perubahan harga dalam beberapa jam, dan menekankan mereka yang mendapat keuntungan dari anjloknya pound Suriah akan dihukum.

BACA JUGA:

“Tidak kalah pentingnya dengan pertempuran militer … Jika warga negara tidak mendukung institusi negara dalam perang ini, maka negara akan kalah,” ujarnya di sidang kabinet.

Ekonomi Suriah telah terpukul selama lebih dari satu dekade perang yang disponsori asing, dan sekarang terhuyung-huyung dari dampak krisis keuangan di negara tetangga Lebanon.

Assad menganggap krisis keuangan di Lebanon sebagai akar penyebab krisis ekonomi yang sedang berlangsung di Suriah, bukan sanksi AS yang meluas.

Presiden Suriah mengatakan $ 20 miliar hingga $ 42 miliar dari simpanan Suriah bisa saja hilang di sektor perbankan yang dulu dinamis yang menyimpan lebih dari $ 170 miliar dalam bentuk simpanan mata uang asing.

Pengusaha Suriah mengatakan kontrol ketat Lebanon atas penarikan telah mengunci ratusan juta dolar yang pernah digunakan untuk mengimpor barang-barang kebutuhan pokok dari minyak hingga komoditas ke Suriah. (ARN)

Sumber: FNA

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: